..pelajaran dari thoriq sebelum puasa..


Sore tadi selepas jam kantor. Gw berniat untuk melaksanakan sholat taraweh di masjid Al Azhar. Satu-satunya jalan yg menurut gw ga terlalu macet dan bisa mencapai tujuan dgn tepat, atau paling ga bisa mengejar maghrib dari kantorku di setiabudi adalah via sudirman. Dan utk melaluinya perlu bantuan joki.

Maka setelah melalui jalan perintis deket halte latuharhari, gw akhirnya menemukan seorang ibu muda berpakaian cukup bersih, mengenakan jilbab orange dengan raut wajah yg terlihat menyenangkan sembari menggandeng anaknya yg berkisar 7 tahunan. Gw akhirnya menepi dan memutuskan utk memakai jasa mereka.

Pada awalnya gw fokus dengan kondisi jalanan yang luar biasa padat. Kemungkinan orang-orang pulang cepat karena tidak ingin ketinggalan taraweh malam pertama. Sama persis yg gw lakukan. Sehingga mau ga mau ibu dan anaknya tersebut terabaikan beberapa menit.

Entah karena terlalu lama sepi dan juga bingung mau ngapain? Akhirnya ibu itu memulai percakapan. Sembari memeluk anaknya didepan. Ada perasaan was-was di diri gw saat dia mencoba membuka obrolan. Maklum jakarta, masih sulit membedakan mana yang tulus dan mana yg menipu?

Obrolan pembuka biasa saja. ‘Pulang kantor mas?’ Sebuah kalimat yg sebenarnya ga memerlukan jawaban. Gw hanya menjawab ‘iya’ sembari tersenyum. Begitu selanjutnya ibu itu yg banyak nanya dan gw jawab juga ala kadarnya. Sumpah, ini bukan posisi yg gw sukai. Kesannya gw angkuh dan sangat menjaga jarak. Tapi entah kenapa, setiap ibu itu bertanya mata anaknya selalu menoleh dan terlihat begitu polos meminta gw untuk menjawab pertanyaan ibunya. Setelah dijawab dia akan kembali menghadapkan wajahnya ke depan. Begitu terus tanpa bosen.

Akhirnya gw mencoba sedikit lebih rileks dan luwes menanyakan asal usulnya. Ga disangka, cerita khas ibu2 mengalir mulus dimulutnya. Ibu ini bersama anaknya yg akhirnya gw tahu bernama Thoriq, sejak jam satu siang berangkat dari rumahnya di Bojong menuju Jakarta utk sekedar mendapatkan uang dapur karena suaminya bekerja serabutan atau kalau ada proyek instalasi PLN baru bisa memenuhi kebutuhan hidup. Namun sejak dua bulan ini, suaminya menganggur dan hanya jd tukang ojek sambilan. Setiap hari ibu ini bergantian mengajak ketiga anaknya yg berumur 4 th, 7 th, dan 9 th utk menambah uang makan.

Dan sore tadi, gw berkesempatan bertemu dgn Thoriq anak keduanya. Saat ini, Thoriq masih duduk dikelas 1 SD. Gw langsung penasaran sama anak ini, maka pada saat jeda selama perjalanan gw pura-pura nanya ke dia. Awalnya malu-malu namun ibunya membantu jawab. Sampai akhirnya gw dibuat surprise saat anak itu menjawab pertanyaan gw dgn semangat ‘aku ga capek kok bantu mamah bekerja cari duit!!” Rasanya ngiris banget hati gw seketika. Gw tahu anak-anak ga seharusnya bekerja utk mencari nafkah. Apalagi dgn pekerjaan menjadi joki seperti yg dia lakukan. Tapi melihat semangatnya menjawab dan juga tatapan wajahnya, gw sadar ada dunia lain dari anak-anak Indonesia yg begitu jauh melangkah menghadapi problematika hidup ini karena faktor non teknis (ekonomi).

Gw hanya bilang, ‘hebat kamu dek. Kecil-kecil sdh pinter cari duit!’ Tapi entah kenapa saat gw bilang kalimat tersebut, ibu itu langsung memeluk Thoriq seakan ingin berbisik “maafkan mamah nak?” Sambil mencium kepalanya. Jelas banget, gw bisa merasakan nafas sesak dan entah kenapa perasaan empati timbul tiba-tiba. Ya Alloh, terima kasih pelajaran pembuka menyambut Ramadhan kali ini luar biasa. Gw hanya bisa menatap mereka berjalan bergandengan tangan sesaat setelah gw tiba di tujuan sampe akhirnya gw lihat mereka naek busway. Gw masih sempat melihat Thoriq dari balik kaca busway dan tampaknya dia juga mencari2 posisi gw dimana? Sampe akhirnya busway yg mereka tumpangi menghilang. Entah sampe berapa lama mereka akan melakukan pekerjaan itu? Gw cuma berharap dan berdoa mereka diberi kesabaran dan ketabahan dan tetap semangat menghadapi hidup ini. Amin.

~utankayu, 10 Agustus 2010, 11:20 pm

Advertisements

One thought on “..pelajaran dari thoriq sebelum puasa..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s