sejak merebaknya kasus Ariel Peterporn, pemerintah via Kementrian Komunikasi dan Informatika bersama operator penyelenggara jasa internet telah memulai melakukan pemblokiran ratusan ribu situs porno atau situs yang mengandung konten pornografi. Nah apa saja konten pornografi itu? yaitu “Situs yang menayangkan persenggamaan, telanjang bulat, mempertontonkan alat kelamin, prostitusi anak, serta alat-alat yang menyangkut pornografi”

Memang aturan pornografi itu sendiri sudah tertuang dalam UU pornografi yang sampai saat ini masih dalam tahap judicial review oleh MK. Ya walaupun dalam kategori ini banyak banget pihak yang menentangnya walaupun lebih banyak lagi yang mensupportnya.

Telkomsel sendiri sebagai salah satu operator terbesar di tanah air mengklaim telah melakukan pemblokiran situs porno sebanyak 800 ribu situs. Walaupun diyakini saat ini konten pornografi juga merebak via blog dan numpang tindih dengan berbagai situs komunitas dan pertemanan yang mengakomodir setiap orang untuk join dan bergabung dalam jejaringnya. Contohnya bisa aja masuk ke dalam beberapa thread khusus yg dibuat di milis atau grup sosial.

Gw mencoba mengetes apakah memang situs yg mengandung konten pornografi memang terblokir. Mohon maaf situs ini sendiri adalah situs yg terbayang di benak saja dan gw yakin kalian juga familiar semisal playb*y, atau F*M. Bukan niatan untuk melihatnya tapi sekedar pengen tahu bagaimana rupa pemblokiran yang dilakukan oleh pemerintah.

Hasilnya cukup memuaskan, semua situs yg gw terka memang terblokir. Bahkan mampu mendeteksi alamat IP komputer gw. Artinya pemblokiran ini cukup membuat gw puas atas upaya yang dilakukan pemerintah. Walaupun gw yakin masih banyak situs yang bocor yang belum terdeteksi dan upaya pemblokiran ini gw harap ga terhenti sampai beberapa saat saja namun akan lebih efektif jika dilakukan seterusnya dan mencegah jauh lebih baik daripada nanti adik2 gw yang masih baru gede pola pikirnya udah rusak. Lah gw aja baru kenal internet secara utuh pas kelas 3 SMA pada jamannya dgn bandwidth dan akses yg terbatas.  Sekarang liat aja keponakan gw yang kelas satu SD aja udah familiar dgn internet.

Sekali lagi gw sangat mendukung upaya pemerintah Indonesia dgn memblokir situs yang sarat pornografi. Walaupun ga bisa dipungkiri kalo dasarnya otak mesum bisa aja otak-nya mencari celah dari setiap kesempitan yang ada. Tapi ini upaya yg konkrit jika Indonesia telah melindungi warganya utk masuk ke dalam kemaksiatan maya.

Advertisements