balik lagi ke kamar


Akhirnya balik juga ke kamar ini setelah sekian hari tak dihuni.Baunya aku cukup hapal saat baru membuka pintu kamar.Ucapan ini mengingatkan seseorang yang selalu mengucapkan kalimat tersebut setiap bertandang ke kamar.Tapi dia sudah pergi ke dunianya,cukup mengingatnya saja bahwa doa selalu terpatri untuknya.

Kamar yang berantakan dan penuh dengan pakaian kotor.Untung mbak Rani mau membantu membereskan isi kamar.Dia terlihat sangat membantu dengan langsung membuka pintu kamar.Dia bilang supaya udara luar bisa menggantikan pengap dikamar.Ga lama kemudian dia datang dengan membawa sapu dan kain pel sekalian mengangkut pakaian kotor yang masih menumpuk disisi tempat tidur. Ga enak rasanya harus merepotkan orang.Yup sekarang pengurus kosan sudah ganti dari sebelumnya dan lebih cekatan.Aku cuma memperhatikan bagaimana mbak Rani merapikan kamar dengan cepat dan kemudian dia menyelesaikan tugasnya ga lebih dari 30 menit.Ah luar biasa,banyak hal yang akhirnya aku bisa diskusikan dengannya sepanjang hari ini.Menemani dia menonton tv diruang tengah sambil melihat dia menyetrika pakaian.Sudah lama ga mendengar cerita kampung.Kadangkala dia cerita masa mudanya waktu di Ciamis yang terlihat begitu lucu dengan pemilihan kalimat yang jarang aku dengar.

Yap kadang-kadang kangen juga dengan suasana kantor.Hiruk pikuk disana dan kejengkelan yang biasa aku temui saat beberapa orang kurang puas atas hasil kerja tim support.Ah sekarang aku bisa bersyukur.Mendapatkan rekan kerja yang mengesalkan menandakan aku masih dibutuhkan termasuk complain dari mereka.Hahaha aku cuma ketawa aja mengingat satu persatu wajah orang yang sering complain itu.Pastinya mereka sangat ingin agar kerjaanku lebih baik dan pengen ga ada complain. Tapi ya gimana tanganku cuma dua, dan ga bisa bekerja secepat complain yang datang.

Aku juga bersyukur,ternyata ga disangka banyak temen yang datang menjenguk dan memberikan support serta semangat biar aku segera sembuh.Beberapa sms,bbm dan twitter termasuk telpon menanyakan kabar dan mendoakan untuk segera pulih menjadi semangat baru untuk segera membalas usaha mereka.Kadang-kadang jadi merasa bersalah juga selama ini aku sering mengabaikan mereka.Banyak rencana yang aku susun setelah pulih termasuk menerima ajakan Bolang dan temen-temen di Al-azhar untuk gabung lagi.Hmm menyesal selama ini menjauhi mereka.

Kondisi tubuh sudah berangsur membaik.Sebelumnya aku ga pernah tahu kalau akhirnya harus tumbang dan kalah dengan penyakit typus.Awalnya rasa lemas sudah terasa waktu mau ke Malang kemudian berangsur membaik saat pemulihan di Palembang.Sekarang sudah tahu bagaimana rasanya harus berjibaku melawan rasa lemas dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan tidak lupa asupan nutrisi yang sesuai.Kadang-kadang sifat malas untuk makan terutama makan malam terutama setelah selesai kerja dan istirahat dikamar jd males keluar untuk mencari makan.Nah sekarang sudah tahu pentingnya asupan buat tubuh.

Banyak obat yang harus dimakan,mulai dari antibiotik,paracetamol,vermint (obat cacing) dan juga obat kiriman berupa Vitamin C(thanks to someone).Beberapa larutan  isotonik juga sudah lengkap tersimpan. Konsumsi air putih menjadi hal yang mutlak yang harus dilakukan setiap jam.Untuk membantu menurunkan demam yang kadang-kadang suka kambuh kalau sore/malam.Untunglah hasil widalku sudah turun dari 130 menjadi 80 dan itu artinya sudah menunjukkan perubahan yang signifikan.

Hmm jadi inget awalnya kena penyakit ini.Waktu itu yang aku inget suhu tubuh mencapai 39″C dan pusing seperti mau flu, demam disertai nyeri, mual dan lemas, panas, perut terasa mual dan sebah (penuh), badan terasa tidak enak dan lekas capek. Warna ( maaf… ) air kencingnya kecoklatan seperti teh dan wajah pucat.AKu pikir aku kena demam biasa dan butuh istirahat makanya aku cuek.Beberapa penyebabnya bisa karena kurang tidur (seperti saya morum tengah malam), gula darah rendah, banyak aktivitas sementara asupan kurang. MultiVitamin memang sangat dianjurkan, apalagi jika kekurangan kalsium. Nah sekarang jadi belajar banyak dan mengerti bagaimana menjaga kesehatan.

Ya sudahlah,aku lagi-lagi bersyukur bisa istirahat lama.Sudah hampir dua minggu ga masuk kantor.Rasa-rasanya seperti jadi pengangguran ga ada kerjaan.Bos beberapa kali bilang tak usah memikirkan pekerjaan karena sudah ada yang handle.Nah ini nih..selama ini aku terlalu sombong bahwa pekerjaan yg aku lakukan tak bisa digantikan oleh orang lain.Buktinya sekarang beberapa orang yang aku sangsikan ternyata bisa mensuplai data yang dibutuhkan beberapa departemen. Hmmmm harus belajar banyak lagi untuk menghargai orang lain dan membagi pengalaman agar sama-sama maju.Thanks Alloh for this lesson, it helps me to understanding people and me definetely!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s