Recognition


Kebahagiaan adalah kesadaran yang murni (anonim)

Bulan ini menjadi bulan keberuntungan buat gue. Ternyata pengakuan dari perusahaan tempat gue bekerja telah menjelma menjadi sebuah apresiasi atas pekerjaan yang telah gue jalani selama ini. Gue tentu saja bersyukur, ga ada lagi kalimat lain yang pantas diucapkan selain bersyukur dan terus bersyukur.

Gue tahu ini bagian dari perjalanan waktu dan semua bentuk perjalanan ini dimulai dengan pikiran tentang untuk apakah kita menempuh pekerjaan ini? Dulu banget gue cuma memikirkan uang sebagai imbalan atas usaha kerja gue. Namun belakangan gue sadar bahwa bukan itu yang gue cari. Gue cuma pengen mendapat kebahagiaan. Nah kebahagiaan itu gue cuma dapat dari pekerjaan. Bagaimana caranya agar perkara kantor yang gue jalani menjadi nilai lebih agar gue bisa bahagia.

Terkesan gue sangat workaholic banget ya? Tapi bukan itu intinya. Gue cuma pengen pekerjaan gue bisa dinikmati oleh orang banyak dan bermanfaat buat orang lain. Thats it. Terserahlah mau mendapat apresiasi atau enggak? Yang gue tahu, selama kita melakukan pekerjaan dengan sepenuh hati,tanggung jawab dan penuh integritas pastinya akan ada imbalan yang tak kita sangka-sangka.Dan gue percaya diatas langit ada yang menjaga dan melihat kita. Gue selalu percaya akan kekuatan yang Maha Kuat. Gue yakin sekiranya pekerjaan ini menjadikan diri gue lebih bermanfaat maka akan gue jalani.

Agak malu gue menerima penghargaan dari perusahaan atas usaha-usaha sebelumnya yang telah gue jalani.Toh semuanya sudah gue dapat dari gaji yang cukup layak dan seimbang.Tapi manajemen ingin gue lebih giat kerja kayaknya hahahaha makanya gue dikasih recognition berturut-turut. Tapi gue takut banget ini menjadikan gue menjadi makhluk yang lupa diri. Ah gue malah sekarang kurang motivasi kok bisa ya dikasih recognition seperti ini? Gue inget jeleks sepanjang dua bulan terakhir ini.Gue inget kalimatnya yang selalu mengeluh bahwa dia kurang dikasih apresiasi dari atasannya. Termasuk salah satu tweetnya

Gue pengen banget mempersembahkan apresiasi itu buatnya dan untungnya sudah gue lakukan waktu itu dengan memberinya motivasi bahwa suatu saat akan ada waktunya untuk mendapatkan yang menjadi hak kita. Entah cepat atau lambat? Dan gue pengen aja terus menerus memberinya motivasi bahwa apresiasi itu pasti akan dia dapatkan

Gue jadi inget cerita klasik dari guru gue waktu SMA.Ceritanya ada seniman yg menunjukkan karya terbaiknya kepada gurunya.Namun sang guru cuma berujar,”Ini baik,namun tidak cukup bagus.Seharusnya kamu bisa membuat yang lebih bagus lagi”Seniman itu tidak berkecil hati,bahkan dia terus menerus bekerja giat utk menghasilkan karya yang terbaik buat gurunya.Setiap dia menunjukkan hasil karyanya,selalu sang guru berujar”Ini lebih baik dari kemarin,tetapi saja masih belum lebih baik” dan hal ini terjadi berulang-ulang.

Si Seniman tanpa kenal lelah dan tidak kecil hati dan mengatakan bahwa dia mampu membuat yang lebih baik setiap harinya.Namun pada saat jenuh,seniman itu berfikir bahwa sang guru mungkin iri terhadap keindahan karyanya.Maka akhirnya dia membawa lukisan terakhirnya kepada guru namun berbohong bahwa dia membawa lukisan orang lain.Dan sang guru kemudian berujar bahwa inilah lukisan yang terbaik yang pernah dia lihat.Mendengar ucapan gurunya tersebut seniman kemudian mengaku bahwa lukisan tersebut sebenarnya adalah lukisan dia sendiri. Kemudian sang guru melanjutkan ucapannya,”Engkau sekarang sudah tahu bahwa kamu telah melakukan yang terbaik yang bisa kamu lakukan.Engkau tak bisa lebih baik lagi.Sebenarnya aku melakukan ini agar kamu bisa meraih puncak pontensimu.”

dan pesan diatas masih terus gue inget sampai saat ini. Betapa pekerjaan apapun yang kita lakukan sejatinya akan mendapat imbalan dan kita hanya berusaha untuk bekerja sebaik mungkin. Imbalan dimaksud bisa berupa hal-hal abstrak yang tidak kita tahu seperti rasa senang, bahagia, dsb. Semuanya perlu penyikapan dari diri kita untuk apa sejatinya kita bekerja?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s