Melintasi Penyeberangan Hukla [Puisi Teater]


Mungkin buat yang menyukai puisi teater akan sulit mencari seni pertunjukan yang mudah dicerna oleh khalayak biasa. Terlebih saya yang ga terlalu paham betul mencerna bait-bait puisi namun pertunjukan puisi teater milik Afrizal Maina kali ini akan menjadi seni yang membuat saya mengerti bagaimana mengapresiasi puisi lewat seni teater. Yap tanggal 9 Mei 2012 lalu bertempat di Graha Bakti Budaya TIM, saya bersama teman-teman dari komunitas Layar Hijau menyempatkan diri untuk menyaksikan bait-bait puluhan puisi Leon Agusta yang diolah dan diculik dari karyanya oleh Afrizal Maina. Pertunjukan itu sendiri menjadi narasi sajak Kapal Penyebrangan Hukla.

Desain panggung dibuat dalam beberapa setting, pertunjukan dibuka oleh sebuah kata pengantar pada Hukla dimana muncullah beberapa orang secara bergantian dari sebuah jendela rumah tingkat. Kemudian suara koor terdengar menyanyikan kata “Hukla”. Sebuah nyanyian yang tak jelas betul saya mengerti. Kemudian seorang lelaki berjas berdasi membuka pintu sambil bersandar sekenanya dengan menikmati aroma anggur merah dalam cangkir di tangannya.

Pertunjukan kali ini memang sengaja diambil dari karya Leon Agusta yang mempersembahkan sajak puisinya buat Chairil Anwar dan Asrul Sani. Leon tampaknya memberikan persembahan khusus buat kedua penyair tersebut. Beberapa bait-bait puisinya dicomot secara acak oleh Afrizal Maina dan pertunjukan menjadi sangat menarik dengan balutan koreografi beberapa penari dan juga permainan piano yang sangat apik. Beberapa adegan, tata panggung dan tata lampu memberikan nuansa lain dari pemahaman saya tentang puisi.

Menurut Aryo Wisanggeni (Kompas, 13 Mei 2012) tak ada puisi Leon yang tersaji utuh. Tidak ada puisi diseleksi berdasarkan kebutuhan dramaturgi. Menurut Aryo, dramaturgi memiliki ruang kebebasannya sendiri. Beberapa bait puisi yang sempat dihadirkan dalam pertunjukan tersebut misalnya,

“jiwa di dunia yang hilang jiwa

Jiwa sayang, kenangan padamu adalah derita di sisiku

Bayangan yang bikin tinjauan beku…..”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s