Lebaran liburan ke Ranah Minang


Alhamdulillah, liburan lebaran tahun ini saya bisa berwisata kembali ke Ranah Minang. Kalau boleh dibilang ini  adalah kali pertama saya melancong sendiri tanpa tahu harus menentukan lokasi di Sumatera Barat. Lebaran ke-4 hari Rabu (29 Agustus 2012) saya putuskan untuk berangkat menggunakan travel dari Palembang. Kebetulan kalau menggunakan pesawat mesti mengeluarkan ekstra budget yang luar biasa besar karena pas musim mudik lebaran dan lagi mesti transit dulu di Jakarta. Padahal jarak tempuh dari Palembang dan Jakarta lebih dekat karena berada dalam satu Pulau. Ya sudahlah bermodal bismillah akhirnya selama lebih kurang 15 jam sampai juga ke Padang kota pertama yang disinggahi.

Di Padang saya disambut dengan sebuah atap masjid yang tampaknya baru dibangun karena belum selesai dikerjakan. Atap masjid ini mengusik rasa penasaran saya untuk berkunjung dan karena saya sampai pas shubuh akhirnya bisa juga menjelajahi beberapa lokasi di Padang seorang diri.

bermain layang-layang di Tanah Datar

Liburan kali ini sengaja tidak terlalu fokus ke tempat wisata. Saya lebih ingin mengeskplore adat istiadat masyarakat Minang. Jadi saya lebih sering berkunjung ke beberapa Jorong (desa) sambil menikmati beberapa pemandangan yang indah disepanjang jalan dengan hijaunya lahan persawahan disepanjang jalan, kelok-kelok bukit, dan pegunungan yang menambah suasana tentram. Dan tak lupa datang ke ranah minang selain terkenal dengan pemandangan yang alami jangan lupa untuk berwisata kuliner karena Minang adalah tempatnya surga makanan.

Panorama di Bukit Tinggi di pagi hari yang masih segar

Beberapa lokasi yang saya datangi masih didaerah Bukit Tinggi, Baso, Kamang Hilir, Payakumbuh, Mungo, Tanah Datar, dan Lintau. Semuanya punya ciri khas masing-masing dan berada disana membuat saya berfikir suatu saat untuk berwirausaha dibidang agribisnis. Melihat potensi pertanian dan perikanan yang mengagumkan dan dikelola dengan baik. Selain itu kemurnian adat-istiadat juga saya pelajari dari beberapa datuk yang saya datangi hanya untuk sekedar silaturrahmi.

mencoba berwirausaha dgn ikan di Mungo,Tanah datar

Jadi jika yang menyukai alam dan ingin berkunjung ke Sumbar saya yakin tidak akan rugi karena memang pemandangan alam-nya sangat indah. Namun saya tidak merekomendasikan pada saat lebaran karena sebagian besar jalanan di Sumbar akan macet terutama daerah yang menuju Bukit Tinggi, dikarenakan lebih dari 2 juta orang perantau Minang kembali ke Minang dan jalanan yang sempit akan membuat waktu wisata kita terbuang percuma.

Advertisements

6 thoughts on “Lebaran liburan ke Ranah Minang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s