Life start’s here


Aku bersyukur bisa bangun pagi ini seperti biasa. Walaupun dua hari lelah melanda yang benar-benar membuatku harus tidur cukup lama. Entahlah berapa lamanya tak pasti yang jelas aku ingat bahwa aku sangat kelelahan..entah karena pikiran atau hal lainnya yang membuatku otakku seperti berhenti berifikir jernih.

Pagi ini aku masih saja terbangun dengan kondisi badan yang masih tak enak buat diajak bangkit. Semacam kehilangan ruh semangat pagi yang penuh dengan optimisme. Aku mengalami kegelisahan yang tak bisa diurai dengan sebuah kalimat sederhana yang mudah untuk dimengerti.

Lamunanku membawa ke masa -masa lalu dimana kenangan indah itu terus menghantui. Tapi aku tak bisa mengulang-nya kembali. Ada banyak kesalahan yang telah aku lakukan dengannya. Sehingga akhirnya ego kami saling beradu tak jelas siapa yang benar, dan siapa yang salah? Semuanya berawal dari kekecewaanku setelah tahu dia tak memilihku. Aku seperti terhempas di batu karang yang kemudian ambruk tak berdaya. Akhirnya aku yang sekarang menjadi orang yang paling bersalah atas kekacauan yang aku lakukan terhadapnya.

Aku menyesal, sungguh menyesal. Seharusnya aku menerima semua kekalahanku waktu itu. Dan bersikap dewasa tak seperti anak kecil yang tak dipenuhi keinginannya. Tapi  otakku sedang konslet. Sampai saat ini…

dan aku terus saja berharap ada keajaiban yang datang untuk membawanya kembali bersamaku dan ingin tahu keadannya setelah lama berpisah. Mungkin aku gila. Begitu sangat ingin tahu keberadaannya dan peduli akan kondisinya. Walaupun aku tahu hal ini tak disukainya sama sekali. Aku menjadi orang yang paling dibencinya saat ini. Padahal niatnya hanya ingin menunjukkan kepedulianku dan meminta maaf yang tak pernah dimaafkannya…

Akhirnya aku tahu jawabannya. Dia benar-benar tak bisa memaafkanku. Dan aku semakin menyesal untuk mengakui kekalahan besar dalam hidupku yang tak bisa merebut hatinya. Ini adalah pengalaman pertamaku yang indah bersamanya namun pengalaman terakhir yang akan aku terus kenang untuk memujanya bahwa dia telah membuat hidupku semakin berwarna dan menghargai hidup itu seperti apa? Itulah jerih payahnya yang membuatku mengaguminya…namun semuanya berakhir hanya dalam waktu 30 hari saja….

Hari ini aku bangun dengan rasa syukur, mencoba berterima kasih atas karunia Pagi yang terus menyapaku sepanjang hari. Aku seperti lupa bahwa ada Dia yang senantiasa membelaiku setiap pagi untuk bangun teratur sebelum suara azan berkumandang. Aku lupa bahwa ada Dia yang harus aku cintai daripada makhluk-Nya. Aku sungguh malu….kenapa harus membuat hidupku rumit bahkan terlalu sulit untuk dimengerti. Bukankah Dia yang telah membuat hidup ini teratur…Aku lupa bahwa Doa adalah senjata ampuh yang Allah berikan kepada hambanya untuk mengusir rasa sedih di hati.

Aku tak boleh sedih…semuanya telah dirancang oleh-Nya untuk membuat hidupku jauh lebih berkualitas sambil menempa diri dengan masalah yang ada. Aku yakin suatu saat semua masalah ini akan menemukan solusinya sendiri. Aku sudah belajar memaafkan dan ingin dimaafkan. Aku ingin memperbaiki diri supaya doa-doaku diijabah untuk kebahagiaan orang-orang yang aku sayang.  Hari ini aku bangun pagi dengan sebuah perubahan untuk masa depan..

Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’”
(Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ ra., Shahih Muslim no. 2733)

Memaafkan  adalah bentuk rasa cinta yang tertinggi dan yang terindah,

Sebagai balasannya kita akan menerima kedamaian dan kebahagiaan yang tak terhingga.

Kadangkala, sulit membiarkan cinta membimbing kita pada saat hati kita disakiti oleh orang lain.

Tetapi, biarpun luka hati itu kecil atau besar kita tidak akan boleh benar-benar bahagia sebelum memberi maaf..

Advertisements

2 thoughts on “Life start’s here

  1. Wahai sobat, jangan sedih. Kami tidak tahu apa yang tengah terjadi dengan sobat kami kali ini. Jangan bersedih seperti yang selalu lo bilang ke temen-temen. Gw yakin lo bisa move on. Orang seperti lo pantes mendapat yang terbaik. Jangan bersedih sekali lagi jangan bersedih

    #Fauzan

  2. hmmmm……baca tulisan lo kali ini bikin gw merasa kalo lo tipe galau man juga ya ternyata….ya sudahlah sob mudah-mudahan lo bisa melupakan semua seperti yang lo tulis. Please lah hidup lo menurut gw sudah okeh> Menyesal kali tuh orang meninggalkan lo…pantesan aja lo nulis gini sdh jarang travelling lg nih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s