[REVIEW FILM] Langit ke 7


Undangan Gala Premiere “Langit ke 7”

Prolog : Nah akhirnya semalem (Selasa, 20 November 2012) saya dapat kesempatan untuk menyaksikan Gala Premiere “Langit ke 7” yang berlokasi di XXI EX Plaza Indonesia. Untung saja semalem Jakarta ga terlalu macet sehingga bisa sampai di lokasi tepat waktu dan untungnya lagi nih jadwal pemutaran filmnya ga ketat dan bisa memilih mau nonton sesuai jam yang kita mau. Karena kebetulan semalem seluruh studio memutarkan film ini khusus buat undangan yang hadir dan tertutup buat pengunjung umum. Jadi ga terlalu mikir ga bakalan dapat kursi wong Undangan bisa ditukarkan langsung dengan nomor kursi. Nah karena kita menukarkan undangan agak telat makanya kita dapat kesempatan untuk nonton di studio terakhir.

Tempat penukaran Undangan
Tiket dan Snack Voucher

Lumayanlah ngobrol-ngobrol dulu dengan beberapa orang dan bertukar pikiran tentang Film *halah jujur saya ga terlalu paham dengan dunia perfilm-an jadi cuma senyam-senyum dan sembari ketawa kecil kalo ada yang pantas dan lucu. Atau pura-pura serius mengerti kalo ada topik yang memang terlihat sangat detil dibincangkan. Ah pokoknya saya bawa enjoy saja sembari melihat beberapa undangan yang cukup menarik untuk di pelototin dengan pakaian mereka yang Glam in Black.Nah masalah dress code ini jujur saya ga tahu kalo mesti berpakaian hitam-hitam sesuai tagline produk yang mensponsori film ini. Untung saja saya bawa black  leather jacket yang memang digunakan karena cuaca sedang dingin. Jadi serba untung semuanya semalam.

Black Carpet untuk tamu yang hadir

Oh ya film ini sendiri rencana rilis resminya tanggal 22 November 2012 atau kamis lusa. Jadi merasa tahu duluan gini buat saya beruntung lagi *halah Suasana di lokasi acara dibuat seperti suasana party gala premiere hollywood gitu. Jadi pertama kali masuk seperti biasa disediakan jalur black carpet tempat tukang fotografi (kenapa saya bisa bilang tukang?!!) sehingga tamu yang masuk secara otomatis akan di jepret dalam kondisi berjalan. Lucu sih tematiknya cuma sayang pas selesai film diputar foto saya ga ketemu atau emang ga dijepret ya hahahaha

Live DJ selama menunggu di Lobby

Sebelum show dimulai semua tamu sengaja disatukan di area lobby yang sudah didekorasi dengan beberapa ornamen film. Tapi saya sendiri ga tahu itu dekorasi ini disesuaikan dengan adegan dalam scene film atau enggak? Tapi ya sudahlah, nah selama di lobby kita bisa ketemu sama pemeran dan selebritis yang hadir.Cuma sayangnya saya tuh kadang suka lupa dengan nama-nama artis yang hadir semalem cuma wajah mereka familiar pernah liat. Selebihnya adalah para pemeran film Langit ke 7 yang tampaknya ramah menyapa setiap tamu yang hadir. Selama menunggu kita juga dihibur sama beberapa beat dari live DJ. Untungnya lagi karena saya belum makan jadi bisa mencicipi beberapa pastry dan minuman yang tampaknya banyak yang ga peduli dengan pelayan yang hilir mudik menawarkan makanan jadi saya aja yang dengan ramahnya menyapa pelayan. Hahaha serba untung nih…di tambah crowds -nya membuat susana gala premiere jadi lebih asyik.

Sebagian Tamu yang di undang
The Crowds
Rudi Soedjarwo menyalami beberapa tamu

Review : Jujur pertama kali nonton awal-awal film ini, saya merasa de-javu dengan film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) apalagi style pembuka mirip banget terdiri atas kumpulan 5 cewek yang memang sengaja di perkenalkan oleh Rudi Soedjarwo sebagai pemeran. Mereka ini adalah pemenang ajang  Clear Hair Model 2012 yaitu Taskya Giantri,Rechelle Rumawas,Bonita Lauwoie,Atika Noviasti dan Maureen Irwinsyah. Nah kelima pemenang tersebut sengaja ditampilkan untuk beradu akting dengan beberapa aktor senior seperti Pong Hardjatmo,Donny Damara dan aktris Sandra Dewi.

Para pemain, sutradara dan produser pada saat sesi perkenalan

Film Drama Romantis yang bertema persahabatan dan percintaan ini mengambil lokasi di Jakarta dan Tulamben Bali. Jadi ga usah diragukan lagi kualitas pemandangan dan sinematografinya emang keren.Pemadangan alam Indonesia jadi sesuatu yang membanggakan saya. Beberapa scene yang saya suka terutama saat adegan diving. Itu asli keren banget pemandangan bawah laut Bali. Jadi film ini memberikan sedikit pengalaman tambahan untuk menyaksikan biota laut yang memang cantik. Weww jadi beneran pengen nyelam suatu saat. Jujur saya agak sedikit terganggu dengan permainan kamera yang suka blur salah satu objek ketika mengobrol. Kamera suka berpindah mengaburkan pemeran satu dengan lainnya. Dalam hati kenapa sih pake di blur-blur segala? *kelihatan kan saya ga terlalu paham dengan perfilman hehehe

Alur cerita cukup mudah di cerna dan gampang bangetlah. Pengennya film ini bercerita tentang kisah dua orang yang saling membenci pada awalnya dan melalui proses akhirnya suka. Nah tapi bertabrakan saat Denan menunjukkan beberapa lukisannya ke Dania dan mengatakan sudah menyukai Dania sejak lama. Ah amburadul nih jadi ga sesuai harapan penonton (maksudnya harapan saya).Kadangkala membuat saya bosan tapi untungnya lagi Film ini juga ada lucu-lucunya. Pokoknya saya sempet beberapa kali dibikin ketawa deh pas nonton film ini.

Ya udah ya, ga bisa mengulas film ini lebih lanjut.Film-nya bisa kalian tonton mulai kamis (22 November 2012) besok. Untuk bagus atau enggak-nya sih silahkan nonton dulu tapi menurut saya masih di bawah AADC. Soalnya sekali nonton ga pengen nonton lagi beda dengan AADC yang penuh dengan kata-kata indah yang wajib dikenang *halah Jangan khawatir film ini nyaman aja ditonton …pertanyaan saya terakhir kenapa judulnya Langit ke 7 ya?? sampai sekarang belum nemu jawabannya setelah nonton film ini.

Sinopsis: Dania (diperankan oleh Taskya Namya) adalah seorang model dan  bintang iklan terkenal yang selalu dikejar-kejar wartawan. Kesehariannya, Dania yang juga seorang mahasiswa ini dikelilingi oleh keempat sahabatnya,Visi (Rechelle Rumawas), Lintang (Bonita), Angel (Maureen Irwinsyah) dan Indira (Atika Noviasti). Seiring berjalannya waktu, persahabatan mereka berlima semakin erat, Dania sendiri terkadang melakukan hal-hal nekad demi sahabat-sahabatnya. Di saat yang tak disangka-sangka, Dania dan Visi menghadapi masalah dalam hubungan percintaan mereka. Visi memergoki pacarnya (Pio) sedang bermesraan dengan wanita lain, sedangkan Dania yang anti relationship harus menghadapi masalah perjodohan. Iya! Sutoro, Ayah Dania (Pong Hendratmo) yang mulai sakit-sakitan merasa sudah saatnya Dania berpikir ke arah perkawinan. Oleh karena, itu Sutoro pun menjodohkan Dania dengan anak kerabatnya (Denan).Dia sadar tidak ada yang bisa mengubah Takdir. Yang bisa dia lakukan hanyalah berusaha dan berdoa agar dia tidak mencintai orang yang salah, agar semuanya baik-baik saja. Doa Dania terkabul walaupun dengan cara yang unik. Dalam keadaan koma, Dania melihat semua yang tidak bisa ia lihat sebelumnya. Ia merasakan sesuatu yang lain. Sesuatu yang hanya bisa diungkapkan dengan Langit ke-7.

Advertisements

One thought on “[REVIEW FILM] Langit ke 7

  1. I like it whenever people come together and share opinions.
    Great site, continue the good work!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s