Pengalaman pertama dengan Mobil yang ngambek


Saya rasa pertolongan Allah itu luar biasa dan datang tanpa kita sangka-sangka.Kejadiannya Sabtu lepas shubuh saya segera menstarter mobil untuk memanaskannya. Walaupun cara kuno seperti ini ga lazim untuk mobil saya yang sudah menggunakan teknologi VVTi. Tapi tetap saja saya masih menyukai melakukannya.Biasanya kalau sabtu pagi kelar shubuh keliling komplek sebentar namun pagi itu saya sengaja akan keluar kota mengajak beberapa orang teman. Niatnya mau ke Bandung, cari makan siang disana trus kembali sore atau malam harinya. Sudah lama juga ga jalan bareng sama temen kuliah dulu. Akhirnya kita sepakat ke Bandung pagi banget dan menggunakan mobil saya sebagai sarana transportasinya. Niatnya ingin menjalin keakraban lagi setelah sekian lama bermukim di Jakarta namun jarang bertemu muka.

Tapi entah sejak malam sebelumnya ada perasaan yang ga enak di hati. Seperti merasakan takut atau hal buruk akan menimpa kami. Tapi saya tepis perasaan ga enak tersebut. Lagian sumber rasa was-was datangnya dari syetan. Bismillah saja, toh kalau ada kejadian buruk yang menimpa itu semua sudah diluar rencana manusia. Begitu kira-kira sugesti saya. Nah paginya pas mau starter mobil, aman-aman saja. Mobil masih bisa hidup dan menyala cukup lama. Setelah sekian menit saya matikan untuk pergi mandi sebentar.Kelar mandi saya dan beberes saya langsung buru-buru masuk menyalakan mobil. Awalnya ga curiga namun kejadian ga enak baru saja terjadi setelah saya memundurkan mobil untuk keluar parkiran dan  ….jleg..mesin mobil mati seketika.

Saya masih ga terlalu curiga saya pikir hanya kondisi biasa akibat kurang sinkron antara persnelling dengan gas. Akhrinya saya start ulang dan aneh mesin mobil sama sekali ga mau hidup. Posisi stir dan ban mobil pun tidak dalam kondisi saling mengunci seperti lazimnya. Saya ulang beberapa kali tetap saja tidak mau hidup hanya bunyi desisan kecil. Ah kontak saya pikir pasti masalah aki nih? Saya cek aki-nya baik-baik saja walaupun jujur saya akui jarang memeriksanya. Akhirnya saya coba lagi dan minta bantuan orang-orang yang ada untuk mendorong. Namun tetap saja mesin mobil tidak mau menyala.

Wah dalam kondisi yang pagi buta dan mobil berada ditengah jalan itu membuat saya bisa panik juga. Tapi syukurlah saya masih bisa mikir untuk segera membuka kap mobil dan berusaha mencari penyebabnya. Mulai dari cek satu persatu sekering yang jumlahnya lumayan dan cabutnya susah minta ampun. Tapi kok ga ketemu-temu ya? Akhirnya saya telpon teman-teman saya yang lagi menunggu. Wah entah mengapa mereka langsung segera meluncur datang untuk menolong. Ini yang saya rasakan betapa teman itu memang berharga padahal saya sering mengabaikan mereka.

Akhrinya mereka datang satu jam kemudian. Tapi ya sudahlah semua rencana ke Bandung kami singkirkan terlebih dahulu. Saya lihat kesungguhan teman-teman saya membantu saya mencari penyebab mesin mobil tak hidup bersama-sama.Sambil mereka mencari biang masalah saya putuskan untuk mengganti air aki yang sudah lama tak diganti. Mereka setuju. Saya bergegas cari toko yang buka. Tapi susahnya minta ampun jam 6 pagi itu dikala weekend bukan pekerjaan yang gampang mencari toko yang buka. Ujung-ujungnya saya beranikan diri mengedor salah satu toko yang sudah kelihatan pintunya terbuka sedikit di dekat Terminal Rawamangun.

Setelah kembali, ternyata mobil tidak juga mau menyala. Ah butuh aki tambahan nih buat pancingan biar aki-nya yang baru diisi air bisa respon. Tapi tetap juga tidak mau menyala. Hanya bunyi desisan yang saban hari semakin lemah dan bikin saya penasaran. Kenapa jadi ngambek begini ya? Saya akhirnya benar-benar pasrah harus mengeluarkan uang lebih dengan mengganti aki basah dengan aki kering yang harganya juga cukup buat rencana perjalanan kami hari itu.

Ganti dengan Aki Kering
Ganti dengan Aki Kering

Untung saja ada Asep yang pernah kerja di Bengkel sehingga dia yang jadi komandannya. Dia yang mengatur tugas kami satu persatu, ada yang bertugas menghidupkan mesin dari starter, ada yang membantu mencarikan obeng dan perkakas lainnya wah namun ga juga menyala setelah aki diganti dengan yang baru dan akhirnya ketemu biangnya setelah sekian lama mencari. Saya juga bingung setelah Asep menemukan pen belt yang biasanya melingkari dinamo mobil melilit dan ada bagian yang terkelupas. Beh…kok bisa begitu ya? sambil pelongo satu sama lain. Ya sudahlah akhirnya Asep dengan kemampuannya yang membongkar tuh dinamo dengan peralatan seadanya.

Nih penyebabnya pen belt yang melilit di sekitar dinamo
Nih penyebabnya pen belt yang melilit di sekitar dinamo

Butuh waktu hampir satu jam-an lebih untuk mengeluarkan pen belt dari lingkaran dinamo tersebut karena lilitannya memang membuat roda dinamo sama sekali ga bisa berputar. Kalaupun dipaksakan takut ada bagian lain yang ikutan rusak akibat salah strategi. Akhirnya pen belt bisa juga dibuka dan diatur kembali. Dari situ saya ga bisa menduga penyebabnya. Tadinya saya dan teman-teman sudah memasang kembali pen belt yang sudah rusak tersebut ke posisinya. Namun saya ga mau ambil resiko, saya bilang ini menyangkut masalah hidup orang lain. Bagaimana kalau misalnya saya lagi berkendara tiba-tiba putus dan sialnya saya menabrak kendaraan lain dan merusaknya. Atau ekstrimnya saya membuat orang lain jadi menderita atau meninggal. Ah saya ga mau. Akhirnya Asep membuka kembali tuh pen belt sementara saya pergi ke toko semula untuk membeli pen belt pengganti.Jadinya waktu makin lama terbuang untuk melepaskannya kembali dan kemudian memasang pen belt yang baru.

Rumit juga membuka pen belt, butuh yang ahli nih
Rumit juga membuka pen belt, butuh yang ahli nih

Akhirnya bisa hidup kembali dinamonya

IMG_1742Syukurlah setelah semua itu teratasi, mobil saya bisa distarter kembali dan bisa menyala mesinnya. Ah sungguh pengalaman yang menyenangkan. Walaupun kami tidak jadi pergi berwisata ke Bandung namun tujuan untuk menjalin keakraban tetap saja terlaksana. Apa jadinya kalau kami pergi ke Bandung dan tiba-tiba kendaraan saya mogok di tengah tol? Kemana harus mencari bengkel? Atau pas lagi ngebut tiba-tiba pen belt putus dan mobil berhenti mendadak di tengah tol dan kemudian ada mobil lain dengan kecepatan tinggi dibelakang kami …ah..terlalu banyak imajinasi yang kami lontarkan setelah kopi dan teh menjadi teman kami berikutnya di kamar bercanda bersama….ya sudahlah ini adalah pertolongan Allah saya jawab begitu…akhrinya kami ganti acara cari makan siang di Bandung dengan cari kuliner di sekitaran Jakarta saja, nonton bioskop, lihat pameran, liat pertunjukan sampe akhirnya nonton bola Timnas bareng. Toh menyenangkan juga di Jakarta weekend kemarin jalanan cukup sepi…kebayang kalau di Bandung gimana macetnya….ah semua ada hikmahnya ternyata…kegembiraan itu justru diawali dari hal-hal yang tidak enak dulu…

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s