IMG_2809 IMG_2810Nah liburan panjang kali ini selepas menghabiskan waktu di Ranah Minang. Saya kembali menikmati beberapa lokasi wisata di Jakarta. Kali ini lokasi yang saya datangi adalah Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk yang berlokasi di Kapuk Muara, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Sebetulnya tahun lalu saya hampir saja mendatangi lokasi ini. Namun karena waktu itu sempat mau dipungut biaya sebesar Rp.500.000,- hanya gara-gara membawa kamera DSLR jadi saya urungkan niat itu. Nah sebagai informasi pihak pengelola memang mengenakan biaya jika ada pengunjung yang mengambil gambar menggunakan kamera DSLR. Jadi satu-satunya cara jika ingin mengambil gambar secara gratis melalui kamera poket atau handphone.

IMG_2878

Kali ini saya datang ditemani seseorang teman seperguruan di Al-Azhar yang telah berjasa menanamkan sekitar 500 buah pohon di Batu Sangkar, Tanah Datar Sumatera Barat yaitu Rinaldo Edo. Beliau ini memang sangat menyukai konservasi alam jadi sedikit banyak saya harus belajar juga dari beliau untuk mulai memikirkan kelestarian dan kelangsungan alam. Bersyukur kami bisa mendatangi TWA Angke Kapuk yang merupakan kawasan pelestarian alam yang dimanfaatkan untuk kegiatan wisata alam dan berpusat pada pengembangan ECOTOURISM dan konservasi tanaman Mangrove dengan luas 99,82 Ha.

Untuk menuju lokasi TWA Angke Kapuk memang agak sedikit susah karena terletak di ujung kawasan cukup elit Pantai Indah Kapuk (PIK) namun pihak pengelola telah memasang banyak petunjuk arah sehingga pengunjung harus jeli membaca. Kebetulan sebagian pengunjung yang kami temui banyak menggunakan kendaraan pribadi. Beberapa cara menuju lokasi yaitu:

a) Dari tol menuju bandara Soekarno-Hatta – keluar tol Kapuk Muara – kemudian masuk ke Pantai Indah Kapuk – ikuti arah ke Waterboom – kemudian ikuti arah ke Golf Mediteranian dan Garden House – Bunderan PIK – Pusat Agama Budha Tzu Chi – Sampai di TWA.

b) Dari Arah Pluit menuju Muara Karang kemudian masuk Pantai Indah Kapuk sampai ketemu RS PIK- ikuti arah ke Waterboom – kemudian ikuti arah ke Golf Mediteranian dan Garden House – Bunderan PIK – Pusat Agama Budha Tzu Chi – Sampai di TWA.

c) Dari Tol JORR Lingkar Barat keluar Kamal terus ke Jalan kamal Raya, masuk kompleks Elang Laut, PIK – ikuti arah ke Waterboom – kemudian ikuti arah ke Golf Mediteranian dan Garden House – Bunderan PIK – Pusat Agama Budha Tzu Chi – Sampai di TWA.

IMG_2811IMG_2822IMG_2821IMG_2820IMG_2819IMG_2826IMG_2825IMG_2824IMG_2823IMG_2830IMG_2829IMG_2828IMG_2827IMG_2879 IMG_2830 IMG_2831 IMG_2833 IMG_2834 IMG_2836 IMG_2840 IMG_2841 IMG_2842 IMG_2843 IMG_2844 IMG_2846 IMG_2847 IMG_2848 IMG_2849 IMG_2853 IMG_2857 IMG_2858 IMG_2866 IMG_2867 IMG_2870

Untuk masuk setiap pengunjung dikenakan biaya tiket sebesar Rp.10.000/kepala dan gratis parkir kendaraan. Nah selama di lokasi banyak hal yang bisa kita pelajari dimana TWA Angke Kapuk ini berada pada type lahan basah yang didominasi vegetasi utama mangrove. Kawasan TWA ini telah berubah menjadi tambak dan telah berhasil merehabilitasi tanaman mangrove 40% tindakan, pelestarian, dan penanaman kembali hutan mangrove. Di Jakarta pastinya sangat dibutuhkan karena fungsi dan manfaatnya yang sangat strategis bagi pesisir pantai ibukota Indonesia, mencegah instruisi air laut ke daratan dan juga berperan dalam meredam bencana banjir karena satu gram lumpur mampu menyerap tiga gram air.

Setiap jenis tanaman mangrove diberi informasi nama latinnya dan fungsinya. Sehingga menjadi arena belajar yang positif juga bagi anak-anak yang ingin mengenal jenis Mangrove. Selain mangrove pengunjung juga bisa mengamati aneka burung yang terbang bebas di sekitar lokasi. Untuk mengamati burung pengunjung juga bisa menggunakan menara pengawas dan binokular. Selain itu ada juga jenis hewan lain yang bisa ditemui dan harus jeli misalnya ikan, dan kadangkala sesekali bunyi kecepek air. Saya menduga pasti ular air. Namun tidak usah khawatir karena jarak air dan jalan yang terbuat dari kayu cukup jauh sehingga cukup aman.

Selain itu pengelola juga menyediakan beberapa fasilitas air untuk pengunjung yang ingin menyusuri vegetasi mangrove yang sudah ditanami dan tumbuh subur dengan menyewa perahu kapasitas 6 orang. Biaya sewa untuk perahu sekitar Rp.150.000- 200.000,- sekali jalan. Ada juga kano untuk 2 orang dengan biaya sewa Rp.50.000/45 menit.Disarankan untuk datang pada pagi hari atau sore hari karena cuaca cukup terik jika siang hari.

Nah yang menarik dikawasan TWA Angke Kapuk ini juga tersedia tempat menginap berupa bungalow yang menyerupai tenda terbuat dari kayu dan cukup nyaman untuk dua orang. Lokasinya tersebar di beberapa tempat penanaman mangrove. Biaya sewa untuk rumah tenda tersebut Rp.300.000/malam dengan fasilitas tempat tidur untuk dua orang,toilet,plus sarapan pagi. Cocok yang ingin jauh dari kebisingan kota. Atau jika yang membawa keluarga juga disediakan vila yang biayanya sebesar Rp 1.300.000/malam/rumah terdiri 2 kamar tidur, 1 kamar mandi shower, ruangan AC, makan pagi untuk 4 orang  yang terbagi atas Pondok Alam Rhizopora 1,2,3.

IMG_2877

IMG_2871IMG_2872IMG_2874IMG_2875IMG_2876

IMG_2814

IMG_2818

IMG_2817

Nah kegiatan yang paling penting di lokasi ini adalah menanam pohon mangrove. Ada beberapa paket yang disediakan yaitu:

a). Rp.150.000/orang dengan lokasi yang diinginkan dengan fasilitas buget satu kaos, makan siang, dan 2 pohon bibit mangrove.

b). Rp. 500.000/orang dengan fasilitas buget satu kaos, makan siang, dan 2 pohon bibit mangrove dan tentu saja papan nama kita dan bisa berisi kalimat yang ingin kamu share. Bolehlah menjadi nostalgia ntar siapa tahu kembali lagi bisa melihat pertumbuhan pohon yang kita tanam.

Nah jadi buat yang ingin berpartisipasi menjaga kelestarian alam kita saatnya dengan berkunjung ke lokasi TWA Angke Kapuk ini. Lumayanlah bisa menjadi wahana buat kita untuk belajar dan mengerti tentang alam dan tindakan sekecil apapun sangat berarti buat kelangsungan alam ini.

IMG_2879 IMG_2883 IMG_2885 IMG_2888 IMG_2892 IMG_2893