Tentang Tanda Codet di Wajah ini


tanda codet di mata
tanda codet di sebelah kiri atas mata saya

Kali ini mau nulis hal yang ga penting. Dahulu kala…eh maksudnya dulu banget saat saya masih duduk di SMP pernah mempunyai julukan si codet. Tapi ini bukan ejekan, ya emang teman-teman suka aja manggil saya dengan sebutan seperti itu. Julukan ini karena kebetulan di pelipis atas sebelah kiri mata ada bekas luka yang membuat tanda codet. Nah gara-gara tanda ini semua teman memanggil saya dengan codet. Tapi agak males juga sih mendengar julukan itu pernah sempat beberapa kali berantem gara-gara emosian dipanggil julukan itu. Nah gara-gara sering berantem itu ya akhirnya gelar itu ga pernah lepas dari kutukan.

Nah untungnya pas masuk SMA. Saya melarikan diri dari rayon SMP sehingga jarang bertemu dengan teman sekolahan pas SMP. Sehingga gelar codet lepas juga. Cuma ya kadang-kadang satu dua tiga anak atau teman akrab saya kalau ketemu tetap aja manggil codet. Selain codet saya pernah juga dipanggil codet rasta karena saya menyukai musik reggae waktu itu. Atau pernah juga dijuluki codet rap, karena saya pernah menyanyikan lagu rap. Nah akhirnya saya beralih menyukai Jazz kan kalo disebut codet jazz ga cocok hahaha. Atau paling akhir pernah dipanggil codet lebsi awas jangan kebalik lesbi ya? Lebsi singkatan dari nama daerah tempat tinggal saya yaitu Lebong Siarang di Palembang.

Saya masih mikir apakah tanda codet ini ada pas lahir atau emang ga sengaja terbentuk? Simpang siur juga sih kata saudara saya sudah ada sejak lahir. Tapi Nyokap bilang ga ada pas lahir. Saya juga ga perhatiin. Yang saya ingat dulu pas kelas 3 SD pernah berantem hebat dengan Harun. Hmmm kemana ya dia sekarang? Oh iya Harun ini dulunya adalah anak pindahan dari SD di kampung yang datang ke kota. Halah..dulu ceritanya saya jadi penganggu. Seperti di sinetron-sinetron itu loh? Tapi banyak yang ga percaya kalau dulunya saya bandel. Nah yang saya ingat waktu itu Harun pinjam pensil namun saya ga pinjemin. Jahat banget ya? Nah akhirnya satu-satunya anak yang punya pensil lebih cuma saya doank di kelas. Karena keburu gengsi saya ga mau akhirnya saya disuruh oleh Ibu Hartati (Kehebatan saya adalah masih hapal semua nama anak sekolahan termasuk ibu Guru) untuk meminjamkannya. Nah keributan setelah kelas berakhir.

Saya yang mau buru-buru pulang meminta segera dikembalikan pensilnya. Tapi si Harun masih belum selesai. Ya udah saya kesal dan keributan kecil terjadi.Dan dari pensil itu juga akhirnya kami berdua berantem dan membuat sedikit luka di pelipis kiri mata saya sampai berdarah. Kalau ga salah Harun meninju wajah saya dengan tangan dan pensil yang masih dia pegang. Gila ya, kalau ingat kejadian ini bikin saya ga habis pikir kenapa saya begitu jahat banget dan berantem masalah sepele dengan Harun. Tapi setelah itu Harun adalah salah satu teman SD yang tidak akan mudah saya lupakan.Singkat cerita kami menjadi teman sepermainan bahkan ikut bareng dalam Porseni cabang bulutangkis mewakili kecamatan. Ah…indah banget..nah tapi herannya panggilan codet hanya berlaku pas saya masuk SMP doank. Ah untung cuma tiga tahun di SMP kebayang kan kalau sepuluh tahun bisa-bisa nama saya menghilang menjadi nama codet sebagai penggantinya.

Ya gitulah kira-kira codet ini berasal. Nah kenapa tiba-tiba saya jadi menulis tentang codet ya? Tadi pagi ceritanya pas mau berangkat ke kantor. Saya ketemu anak-anak di depan kosan lagi berantem.Nah parahnya keduanya saling ga mau mengalah dan ada sedikit luka di salah satu wajah anak tersebut. Saya bilang aja ntar ada codet loh kayak punya Om. Nah sepanjang jalanan menuju kantor saya ingat Harun. Ah betapa memalukannya saat itu. Setelah kejadian itu akhirnya saya berubah total dan mau bermain sama Harun. Saya belajar banyak atas kejadian itu untuk tidak sombong dan berteman dengan siapa saja. Tapi emang emosi saya yang suka meletup seperti gunung meledak jika ada hal yang membuat hati saya tersakiti selalu saja keluar waktu itu. Sekarang sih hanya beberapa kali keluarnya itupun kalau ada yang benar-benar membuat saya sakit hati. Baru deh gunung meletus keluar. Untungnya sekarang ga pake fisik seperti dulu.

Oh iya ngomongin codet dulunya pernah kepikiran mau operasi menutupnya. Tapi ditentang oleh teman-teman SMP. Mereka bilang kalau sampe codet itu hilang dari wajah saya; mereka ga mau lagi berteman. Halah ada ada aja ancaman mereka. Lagian emang ga ada duit waktu itu cuma khayalan semata aja. Nah banyak yang bilang kalau laki-laki memiliki codet itu menunjukkan sifat yang berani, berpetualang dan suka dengan tantangan. Hmmmm ini kalimat pernah saya baca dimana ya? Intinya gitu deh. Nah saya suka codet di wajah sejak film Anime Jepang yang terkenal dalam Samurai X yaitu Kenshin Rorouni yang ada codet berbentuk X di wajah Kenshin. Dia kan pemberani, suka berpetualang dan juga suka dengan tantangan. Ah mirip banget kan? Iya kan? Iyain aja deh….

Tapi dari kabar lainnya juga orang yang memiliki tanda goresan di wajah atau codet sejak lahir yang disebut Lara Lagu, akan memiliki tingkah laku ramah, disukai wanita, tetapi sering cemburu.Hmmmm kenapa harus ada kata cemburu sih diujungnya. Tapi manusiawi setiap ada yang positif pasti ada negatifnya. Mudah-mudahan cemburu ga berkepanjangan….cemburu yang positif aja….setujukan?

Advertisements

2 thoughts on “Tentang Tanda Codet di Wajah ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s