Pengen Buat Resolusi 2013


IMG_2900-001

Hari ini Jum’at terakhir di tahun 2012 sekaligus hari terakhir di kantor. Sebenarnya masih sisa 3 hari lagi menjelang pergantian tahun 2013. Namun karena senin (31/12/12) yang masih hari kerja adalah waktu libur bagi perusahaan. Maka otomatis semua orang di kantor akan bertemu kembali nanti pas hari Rabu tanggal 2 Januari 2013. Nah tahun ini seperti tahun-tahun sebelumnya saya memang tidak pernah merencanakan tahun baru. Semuanya terjadi secara spontanitas agenda-agenda yang dilaksanakan pas tahun baru.

Sebagai pengumuman juga saya termasuk orang yang tidak merayakan tahun baru. Kalaupun ada kegiatan yang terjadi di tahun baru semua itu karena momennya  yang bertepatan. Saya tidak terlalu antusias menyaksikan kembang api atau penghitungan mundur dari 5, 4, 3, 2, 1 trus 00. Saya hanya menyukai kebersamaan ataupun hal-hal yang bisa membuat saya memanfaatkan hari libur sebaik mungkin.

Nah kalaupun masalah resolusi tahun baru. Sebetulnya saya pernah melakukan resolusi pas pergantian tahun baru hijriah tanggal 15 November 2012 lalu. Saya rasa momen tahun baru Islam bulan lalu menjadi momen saya untuk mengikrarkan diri untuk berhijrah. Saya betul-betul ingin meninggalkan semua tragedi masa lalu khususnya tahun 2012 yang berisi hal yang tidak bermanfaat. Ingin rasanya tidak mengenang kembali masa-masa sulit di bulan Januari 2012 yang efeknya membuat satu tahun selama kurun 2012 bikin saya menjadi orang yang paling traumatis dan merasa bersalah terhadap diri sendiri.

Saya banyak belajar untuk tidak mau mengulang kesalahan yang sama. Tahapan untuk hijrah pun sudah saya lakukan sedikit demi sedikit dan mudah-mudahan tetap istiqomah sampai akhir hayat. Saya juga sudah pergi meminta maaf ke seseorang yang telah menyakiti saya. Walaupun saya tahu akhirnya semua masalah akan dilempar kembali bolanya ke saya. Itu manusiawi menurut saya. Ketika seseorang merasa tertangkap basah berbuat salah dan berkhianat. Sama halnya dengan pencuri pasti dia tidak mau dituduh. Pasti dengan sendirinya sifat protektif melindungi diri sendiri dengan lempar batu sembunyi tangan akan dilakukan.

Seseorang di jaman sekarang merasa tidak mau menanggung beban masalah. Dia akan dengan gampang menuduh kita jahat, merasa paling benar dengan pura-pura belajar dari orang seperti kita. Saya berharap hati ini tidak tertutup dan terus terbuka semakin lebar. Mungkin hal ini karena perbuatan maksiat juga yang saya lakukan dan setan pun dengan leluasa membenarkan semuanya seolah segala hal yang salah menjadi yang paling benar. Kemudian saya takut menjadi manusia yang saling membenci satu sama lain tidak mau membuka hati untuk memaafkan. Tapi itulah tragedi hidup dalam diri yang saya alami. Tapi mudah-mudahan suatu saat semuanya akan mengerti hikmah semua dibalik tragedi hidup ini. Saya sudah pasrah dan berharap semuanya akan baik-baik saja suatu saat nanti.

Belajar memaafkan dan melupakan masa lalu adalah hal terbaik yang membuat saya ikhlas atas semua pengalaman hidup yang menimpa saya. Seperti yang orangtua saya bilang semua hal yang terjadi semuanya atas takdir Allah semata. Saya bertemu dengan orang baik dan belum baik juga karena takdir yang sudah tertulis. Semestinya semua itu menjadikan saya tambah yakin untuk lebih optimal mengkonsentrasikan diri untuk belajar dan terus belajar. Tak perlu kesal, marah atau dendam toh semuanya sudah bagian dari suratan yang memang seharusnya terjadi dalam sejarah hidup. Lapangkan dada begitu nyokap selalu berpesan. Insya Allah semua masalah akan dibantu oleh-Nya dan banyak hikmah. Mungkin selama ini saya terlalu mencintai manusia sehingga melupakan Allah yang pantas di cintai. Sehingga wajar jika hubungan saya tidak direstui dan banyak masalah yang terjadi. Semuanya adalah rancangan skenario yang seharusnya saya ikhlas karena memang sudah tertulis jauh sebelum saya ada di muka bumi.

Saya hanya berharap tahun depan walaupun sebagian orang bilang angka 13 merupakan angka sial. Tapi bagi saya semua angka adalah baik. Berharap ada harapan baru untuk masa depan saya dengan hal-hal yang bermanfaat dan penuh keberkahan. Semoga cita-cita saya senantiasa dimudahkan jalannya oleh Allah SWT. Bisa membina kehidupan berumahtangga dengan seseorang yang Insya Allah baik dan shalehah, berbakti lebih baik kepada orangtua dan keluarga dan bermanfaat buat orang lain. Tidak ada hal lain yang saya inginkan kecuali sedikit demi sedikit perubahan saya menjadi hamba yang taat senantiasa istiqomah dan dimudahkan memperoleh sahabat-sahabat yang shaleh untuk menuntun saya ke jalan kebaikan dan kebenaran.

Ah sudahlah tertalu formil jadinya tulisan saya kali ini. Selamat beresolusi sahabat!!!Selamat menyambut tahun depan dengan semangat, dan saya doakan semoga tercapai segala impian, cita-cita dan cinta.

Salam Takzim’

Asril Wardhani

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s