Mari Membaca dan Menulis di The Reading Room Jakarta


IMG_3068

Saya bingung mau nulis judul apa. Ya sudahlah begitu saja seperti ajakan saya buat kalian agar mau membaca dan menulis.Bagi saya membaca adalah pekerjaan yang menyenangkan. Entahlah kebiasaan ini tertular dari tradisi di keluarga saya dimana waktu kecil seringkali melihat orangtua membaca koran saat sore. Mbak saya pun kalau pulang kerja selalu saja membawa koran lokal atau majalah bulanan yang kemudian menjadi rebutan saya dan saudara yang lainnya. Kemudian malam Ayah saya sebagai guru ngaji dadakan memberikan ilmu membaca alquran-nya,terus kalau pulang dari tempat cateringnya Ibu saya pasti membawa banyak sekali majalah, buku cerita bahkan komik. Nah kebiasaan itu terus menerus menjadi budaya. Saya pasti akan mudah ditemukan di perpustakaan sekolah oleh teman-teman atau toko buku jika kebetulan berada diluar rumah. Makanya nggak heran jika dulu di rumah kami banyak ditemukan koran, buku, atau majalah dimanapun. Bahkan Abang saya pernah satu kamar kosannya pas di Jakarta penuh dengan buku ketimbang pakaian.

Nah kegemaran saya membaca itu akhirnya membuat saya mudah sekali dalam menuliskan sesuatu. Pernah dalam suatu ujian, saya hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk menuliskan sebuah cerita pendek dalam dua buah kertas folio. Bagi saya menulis sama asyiknya dengan membaca. Saya menulis apapun yang saya sukai. Kemampuan menulis saya memang belum sebagus penulis tenar yang sudah menerbitkan sebuah buku. Tapi saya ga terlalu ambisius bagi saya menulis adalah sebuah hobi yang sudah lama saya sukai sama halnya dengan membaca. Kemampuan ini pernah juga menjadi sumber penghasilan saat saya masih duduk di SMA dengan bekerja freelance di sebuah penerbitan surat kabar lokal Palembang yaitu Sumatera Ekspress di bawah Jawa Pos Group. Dulu senang banget lihat teman-teman minta tolong diliput kegiatan ekstrakurikulernya sehingga kepala sekolah memberikan piagam penghargaan kepada saya karena berhasil menaikkan reputasi sekolah karena seringnya kegiatan sekolah masuk koran.

IMG_3055 IMG_3054 IMG_3050

Pas Kuliah keluarga saya keberatan ketika saya terlalu sibuk dengan kegiatan di koran lokal tersebut dan menyarankan saya untuk fokus kuliah saja. Saya akhirnya menuruti dan membatasi untuk kerja sebagai jurnalis muda sampai akhirnya saya berhenti. Agak disayangkan sih hobi menulis saya tak tersalurkan namun bukan jalan buntu. Di kampus saya juga ikut terlibat dalam penerbitan pers kampus dan sempat mewakili kampus Unsri dalam LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah). Alhamdulillah bisa keliling ke beberapa kampus seperti Unand, Unila, USU, UI, ITB, UNIBRAW dan beberapa kampus lainnya. Cuma sayangnya sebagian besar saya ga menang hehehe paling juara harapan. Tapi emang dari dulu saya ga terlalu ambisius kok. Saya sendiri sampe kaget pernah dimarahi oleh salah satu dosen yang bilang kalau saya malu-maluin aja bawa nama almamater tapi ga menang dan menghabiskan biaya. Hmmm kalau inget kejadian itu sedihnya minta ampun. Sampe saya males bertemu dengan Bapak satu itu, melihatnya aja males. Tapi untungnya ga lama perasaan benci itu hilang saat Bapak itu menyadari kesalahannya karena tahun berikutnya ga ada perwakilan satupun dari mahasiswanya yang ikut LKTI dan dia meminta saya membantunya untuk memberikan motivasi ke junior tentang manfaat menulis.

Nah sekarang hobi menulis saya masih tersalurkan via blog. Sudah berapa kali ya ganti blog? Dulu rajin nulis di Multiply tapi sayang lupa saya transfer saat situs tersebut beralih fungsi menjadi toko online, kemudian saya juga menulis banyak ide di friendster sama kejadiannya dengan multiply akunnya ga bisa diakses lagi, kemudian mulai pindah ke blog resmi seperti blogger namun akhirnya pilihan saya di akun wordpress ini. Ada sih beberapa blog yang tidak saya publish isinya seperti jurnal pribadi dan masih saya simpan baik-baik untuk dibaca sendiri saja.

IMG_3066 IMG_3064 IMG_3063 IMG_3061 IMG_3048

Saya paling senang menulis menjelang tidur atau saat bangun tidur. Kalau weekend biasanya saya cari spot yang sepi nah salah satunya tempat yang sering banget saya kunjungi adalah The Reading Room. Lokasinya mudah dijangkau yaitu di daerah Kemang Timur. Tempatnya asyik buat membaca, menulis, nonton film, atau sekedar ingin ngupi-ngupi dan ngobrol bareng teman. Selain di The Reading Room saya juga sering banget mampir ke Times Book Store yang ada di Karawaci atau Kemang. Lokasinya sangat enak dan menyendiri tanpa diganggu orang. Tapi sekarang sih saya lebih menyukai The Reading Room.

Banyak hal yang bisa saya tulis ketika berada disana. Sebagian besar tulisan saya mudah dicerna dan layaknya orang ngobrol. Jadi sampai sekarang saya belum pernah bisa membuat cerita fiksi. Dulu pernah nyoba sih tapi kok kacau sekali ya pas dibaca berulang-ulang seperti ga ada gregetnya. Saya memang lebih senang menulis essai ataupun jurnal. Nah beda dengan mbak saya yang bernama Tini, dia bisa menghabiskan banyak kertas untuk menulis cerita pendek fiksi. Dulu saya sering banget melihat dia merenung kemudian ada aja tulisan cerpen yang dibuatnya setelah itu. Pernah beberapa kali dia mengirimkan ceritanya ke majalah remaja atau koran.

IMG_3045 IMG_3046 IMG_3043

Bagi saya membaca dan menulis itu sebuah kekuatan dalam diri yang sulit buat saya menjelaskan kenapa sampai jatuh hati? Ada sih beberapa orang yang ga suka baca dan nulis. Tapi setidaknya dia pasti pernah baca sesuatulah. Tapi sumber pengetahuan jaman sekarang adalah dengan membaca. Sehingga aneh jika ada orang yang ga suka membaca? Lantas darimana dia memperoleh pengetahuan? Kegiatan membaca masih didefinisikan dengan membaca buku-buku fiksi ataupun novel dan lainnya. Padahal membaca hati seseorang juga termasuk dalam kategori ini…*halah apaan sih ini mulai ngaco…!!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s