[PUISI] Nama Panggilanku


Cork trees in the vast plains of Alentejo. Portugal

aku adalah pohon

yang berdiri sendiri di tengah padang rumput

mengatakan kepada dahan untuk terus menjagaku

kemudian daun-daun yang terus tumbuh memenuhi bagaikan rambut di kepala manusia

membuatku begitu teduh dan tenang

kemudian berbisikku kepada angin ..tolong lindungi aku

aku kuat dan rentan

bahkan saat badai yang membuat tubuhku lemah terlihat begitu keras bertahan

dari dorongan angin topan dan hujan badai yang terus menerus membuatku rapuh

aku sering kali menderita kekalahan daripada kemenangan

bahkan terlahir untuk banyak berkorban ketimbang dibela

aku sakit

aku lemah

aku kesepian

aku sendiri

mereka tak pernah benar mengerti mengenai sifatku

masalah seolah selalu menjadi teman baikku

seolah bila ada yang salah sedikit semuanya pergi menjauh

aku sedang mencari bayanganku sendiri

yang kadangkala hilang sebentar

disitu aku tanpa siapa-siapa

berdiri mematung melihat semua yang menatap

aku katakan aku baik-baik

tapi mereka bilang aku tak lebih baik

yah…aku adalah orang yang di masa lalu yang selalu berdiri dibelakang

seseorang yang tak akan pernah lagi diingat

karena aku adalah sebotong pohon

yang terus berdiri

dan akhirnya rapuh sendiri

karena nama panggilanku adalah kesendirian dan kesepian

yang bisa kalian sapa setiap saat

Utan Kayu, 10.32 PM, February 21,2013.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s