Catatan Perjalanan ke Pattaya : Ini surga Lelaki..


Mengunjungi kota Bangkok tidak lengkap rasanya jika tidak menyempatkan mampir ke kota terdekat yaitu Pattaya. Kota Pattaya berlokasi paling dekat dengan Bangkok ini memang terkenal dengan surga fantasi laki-laki. Saya juga heran saking terkenalnya Pattaya ini membuat beberapa orang menyamakannya dengan Jalan Legian di Bali. Berjarak lebih kurang 165 KM ke arah tenggara kota Bangkok perjalanan menempuh kurang lebih 2.5 jam.

DSCN0364 DSCN0370 DSCN0374

Di Pattaya tak susah mencari penginapan. Sebagai kota wisata sebagian besar kawasan pantai ini memang dibangun sejumlah hotel berbintang atau losmen biasa yang berjejer sepanjang jalan. Tarifnya tergantung yang anda mau, mulai dari yang termurah sekitar 600 THB (200 ribu) sampai berjuta-juta ada di Pattaya. Kebetulan hotel tempat saya menginap dekat dengan pantai sehingga mudah bagi saya untuk pergi keluar menikmati suasana Pattaya. Sebagian besar Pattaya akan terasa kehidupannya menjelang malam,karena pada siang hari kondisi jalanan akan terlihat lengang karena faktor cuaca yang sangat terik. Sehingga banyak turis yang menghabiskan waktu petualangan di Pattaya dimulai di sore hari dengan berjemur di bibir pantai, berenang dan berjogging kemudian lanjut pada malam hari dengan berpesta. Nah untuk urusan pesta, Pattaya adalah surganya seperti yang saya sebutkan sebelumnya bahwa kota ini memang dominan untuk memenuhi hasrat dan fantasi laki-laki.Jadi kalau perempuan rasanya saya sarankan tidak usah mampir mending cari kota lain hehehehe *just kidding…

Dibandingkan pantai Kuta atau pantai Legian di Bali, pantai Pattaya tak begitu menarik. Karena lautnya sangat tenang dengan ombak kecil yang tak bisa dijadikan lokasi surfing. Di sepanjang pantai Pattaya hanya tersedia beberapa lokasi berenang yang diberi pembatas milik beberapa pengelola. Pasir pantainya tidak terlalu halus namun bersih dan banyak tersedia tukang pijat serta penyewaan lokasi berjemur lengkap dengan payung pantai dan alas tidur.  Bagi yang ingin eksplorasi pulau-pulau terdekat juga tersedia kapal nelayan yang akan mengantar turis bersnorkelling atau berenang dekat pulau.

DSCN0424 DSCN0423 DSCN0420 DSCN0418 DSCN0416 DSCN0446 DSCN0445 DSCN0441 DSCN0436 DSCN0429 DSCN0468 DSCN0466 DSCN0462 DSCN0448 DSCN0483 DSCN0481 DSCN0476 DSCN0474 DSCN0471

Nah menjelang malam, lokasi pedestrian dekat pantai yang memang dibuat sangat lebar mulai terlihat banyak wanita menjajakan diri.  Di Pattaya terkenal dengan lokasi prostitusinya, bahkan saya sempat melihat beberapa PSK tengah diangkut dan ditangkapi petugas. Saya sendiri heran kenapa mereka ditangkap sedangkan dilokasi pantai lain sepanjang jalan tidak? Mendapatkan perempuan di Pattaya sama sekali tidak sulit. Tak perlu khawatir jika anda tidak tinggi, tidak ganteng, tidak cakep bahkan jelek, gendut, pendek semua itu tak menjadi masalah. Ungkapan yang terkenal di Pattaya adalah No Money No Honey. Sehingga yang mencari adalah perempuan. Cukup duduk sendiri ditepi pantai nanti akan ada beberapa perempuan yang menggoda dengan pakaian yang mini dan terlihat seronok.

Di Pattaya ada lokasi jalan yang sangat terkenal yaitu Walking Street berada pada ujung dekat dengan landmark tulisan Pattaya City. Nah di lokasi ini dengan mudah kita melihat Pattaya yang sebenarnya. Ratusan bar,cafe,diskotik dan pub berjejer sepanjang jalan. Sebagian besar diisi oleh PSK. Memasuki kawasan ini harus banyak-banyak istigfar atau sama sekali tinggalkan jika tidak sanggup melihat suasana kehidupan seks yang sudah dikomersialisasi. Deretan bar tadi didepannya akan banyak berdiri wanita yang memakai plang papan nama besar dengan tarif tercetak jelas. Kebanyakan bar menawarkan A Go Go yaitu sejenis tarian strip tease. Nah ada juga bar ataupun club yang menampilkan wanita dengan pakaian yang supermini meliuk-liuk akrobatik di balik kaca depan bar dengan bergantungan pada media sebuah besi. Ah banyak kisah yang saya dengar dan lihat sepanjang walking street yang tak bisa diceritakan secara detil disini.

DSCN0407 DSCN0406 DSCN0402

Untung saja saya dan teman-teman hanya sekedar mampir untuk melihat dan pengen tahu. Selebihnya kami hanya bisa menahan diri untuk segera cabut dari keramaian jalan tersebut yang membentang kurang lebih 2 km. Satu lagi yang paling terkenal dari Pattaya adalah penampilan para lady-boys yang memang sangat mirip dengan perempuan sungguhan. Saya berkesempatan menyaksikan kabaret mereka di Teater Alcaraz. Tadinya saya tak mau membeli tiket karena berfikir bahwa pertunjukan ini tidak aman karena akan banyak unsur seks-nya. Ternyata tidak!

DSCN0337 DSCN0341 DSCN0339 DSCN0338

Pertunjukan kabaret yang dilakukan oleh para Ladyboys ini sungguh menghibur. Menampilkan banyak tarian dan lagu tradisional dari kebudayaan Asia dan Dunia. Mereka tampil dengan sangat baik dengan perpaduan unsur musik dan tarian yang sangat megah dan menawan.  Termasuk saat mewakili Asia Tenggara rumah adat Minang yaitu Bagonjong ditampilkan dengan serangkaian tarian lain dari Asia, Amerika dan Eropa.

Pattaya sendiri pada awalnya merupakan desa nelayan biasa. Kawasan ini kemudian berubah menjadi tujuan wisata sejak kehadiran 100 serdadu Amerika pada tanggal 26 April 1961 yang memerlukan rehat setelah menyelesaikan perang Vietnam. Namun tak menyangka sejak saat itu Pattaya mulai terkenal dengan gegap gempita, hingar-bingar, ladyboys dan PSK. Pattaya sendiri terkenal akan turis asal Russia yang mendominasi keberadaannya di sebagian besar lokasi. Tak heran bila kita akan banyak menjumpai bar bertuliskan aksara Cyrillic (Russia).

Dua kawasan pantai kondangnya adalah Pantai Festival dan Pantai Jomtien yang menjadi tempat favorit bagi pengunjung untuk bermalas-malasan. Diperkirakan setiap tahun Pattaya selalu kebanjiran turis sekitar 4 juta orang dari 11 juta pengunjung rata-rata ke Thailand. Nah industri pariwisata Pattaya memang sebagian besar berasal dari kehidupan malam dengan wanita-wanitanya. Para wanita ini sendiri merupakan penduduk asli Thailand yang berasal dari Propinsi Issan di sebelah Thailand Utara, yaitu propinsi yang paling miskin di negara Gajah Putih.Fakta menarik yang didapatkan adalah dari sekitar 1 juta penduduk Pattaya kurang lebih 30 ribu warganya merupakan PSK.

DSCN0570 DSCN0567 DSCN0562 DSCN0560 DSCN0556 DSCN0554 DSCN0552 DSCN0545 DSCN0543 DSCN0537 DSCN0536 DSCN0535 DSCN0533 DSCN0531 DSCN0522 DSCN0519

Saya sendiri hanya menghabiskan satu malam di Pattaya. Saya tak tahu kehidupan apa yang terjadi diluar sana saat saya tertidur jam 11 malam. Rasanya kota ini seperti kota dengan waktu terbalik. Sepanjang malam sampai pagi terlihat begitu menggairahkan namun saat pagi ketika matahari mulai bersinar sangat sepi. Kesempatan tersebut saya gunakan untuk merasakan udara segar dengan berjogging di sekitar bibir pantai. Lumayan sepi dan menyenangkan juga berlari di bibir pantai.

10 thoughts on “Catatan Perjalanan ke Pattaya : Ini surga Lelaki..

  1. hmmm iya liat pantainya di gambar mas…masih bagusan di Indonesia terutama Bali. Cuma hebat nih negara bisa mengelola pantai sedamai itu untuk dijadikan daya tarik turis dengan bisnis PSK terutama lady-boys…

  2. gan, mau tanya dong. kalo dari stasiun kereta pattaya untuk ke daerah mini siam atau lasser budha itu naik apa ya? makasih 🙂

  3. I really like your blog.. very nice colors & theme.
    Did you design this website yourself or did you hire someone to do it for you?
    Plz answer back as I’m looking to design my own blog and would like to know
    where u got this from. appreciate it

  4. Sewa Mobil toyota commuter + driver untuk di kota bangkok atau di pattaya
    Untuk infomasi hubungi
    +66819250901 (WA juga bisa)
    Pin bb 7432ef44

  5. Halo Admin / Blogger 🙂

    Saya sangat suka dengan postingan foto-fotonya 🙂
    Perkenalkan, saya Dewi dari tim kumpulbagi. saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi foto-foto,video,menggunakan disk online yang lain dengan tujuan berbagi informasi ? 🙂
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini http://www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Anda bisa dengan bebas mengupload foto-foto,video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis 🙂

    Terima kasih.

    Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s