[FOTO] Menikmati Janjang 1000 dan Janjang Koto Gadang, Bukittinggi


Tuntas juga perjalanan selama 55 jam 20 menit 45 detik ke Minangkabau akhir pekan kemarin. Tadinya iseng doank melakukan perhitungan ini dengan start pada saat takeoff dari SHIA minggu (26/5) kemudian kembali Selasa (28/5). Sebenarnya sih yang fullday cuma hari Senin doank (27/5) karena sisanya dipakai buat perjalanan. Saya memang antusias dengan budaya dan alam Minangkabau sehingga tak bosan rasanya bila mampir kembali ke Ranah Minang tercinta ini. Pas banget kebetulan ada undangan Baralek di dekat Bukit Tinggi sehingga saya manfaatkan untuk mengeksplorasi beberapa spot yang belum sempat saya singgahi. Dua tempat yang saya singgahi kali ini adalah Objek Wisata baru yaitu Janjang Saribu dan Great Wall Koto Gadang yang keduanya sering disalahpahami satu lokasi padahal keduanya berbeda tempat..sebenarnya banyak sih ditemukan anak tangga atau janjang disekitar Bukit Tinggi karena memang kontur kotanya yang berbukit. Cuma saya ingin merekomendasikan dua tempat ini untuk menikmati keindahan Ngarai Sianok.

A. JANJANG SARIBU

IMG_6789

Janjang 1000 merupakan objek wisata Bukit Tinggi yang sudah lama ada. Namun belakangan kurang begitu dikenal dikarenakan kurangnya perawatan dan fasilitas.Terlebih sekarang ada kehadiran Janjang Koto Gadang. Sehingga membuat pemerintah setempat mulai melakukan perbaikan jalan yang memang disediakan buat warga lokal dan pengunjung agar bisa menikmati kembali keindahan Ngarai Sianok dari lokasi wisata ini. Oh ya lokasi persisnya Janjang 1000 berada di kawasan Bukit Apit.

Lokasi Janjang Saribu memang cocok buat yang menyukai trekking karena lokasinya masih alami dengan jalan yang berliku-liku. Jalanannya sekarang sudah sangat baik dan dibuat dengan batubata sehingga kalau hujan tidak becek lagi. Padahal dulunya kawasan wisata ini sangat becek kalau terkena hujan dan sering juga dijadikan lokasi camping untuk menikmati pemandangan alam Ngarai Sianok. Cerita yang berkembang mengenai Janjang Saribu ini memang terdiri atas anak tangga yang berjumlah seribu buah dan digunakan oleh warga lokal buat mengambil air keperluan sehari-hari ke dasar sungai batang sianok yang berlokasi di lembah bukit.

IMG_6775 IMG_6771

Untuk sampai ke puncak kita harus menaiki anak tangga dan membutuhkan waktu sekitar 15 – 3o menit. Tergantung kemampuan masing-masing. Sepanjang jalur banyak kita temui kera yang bergantungan di dahan pohon. Jangan kuatir mereka tidak akan menganggu manusia dan sudah terbiasa dengan kehadiran manusia sejak ratusan tahun. Cuma sayangnya kera ini sulit untuk dijamah karena mereka senantiasa menjaga jarak. Cuma kalau kita mau bisa memberikan makanan dengan cara melempar ke arahnya langsung. Kemudian dengan gesit kera-kera akan bermunculan untuk berebut makanan tersebut.

IMG_6771

Mendaki dimulai dengan anak tangga yang cukup lebar dan mudah. Namun kemudian diganti dengan setapak jalanan yang masih berupa tanah licin dan berbatuan. Namun ini tantangan yang saya sukai. Sesampai di puncak tebing kita akan menemukan dua buah kopel (tempat peristirahatan) yang atapnya khas rumah adat Minang yaitu Bagonjong. Cuma kondisinya sudah tak bagus lagi banyak coretan di dindingnya. Dari atas tebing ini kita bisa menyaksikan keindahan Ngarai Sianok dari atas dengan Gunung Singgalang sebagai latar belakang melengkapi panorama sekitar lokasi wisata ini.

IMG_6776 IMG_6781 IMG_6782

Ternyata sesampai diatas bukit kita bisa menemukan jalan lain menuju Janjang 1000 yang melalui gang sempit perkampungan. Artinya ada dua pintu masuk untuk menuju lokasi Janjang 1000 ini. Cuma saya lebih suka pintu masuk dari lembah. Cukuplah buat mengambil beberapa dokumentasi sembari maota (ngobrol ringan) dan merasakan kesegaran udara dari puncak bukit Janjang 1000.

IMG_6788 IMG_6784 IMG_6786

B. JANJANG KOTO GADANG

Nah yang paling gres saat ini di Kota Bukit Tinggi adalah Janjang Koto Gadang atau Great Wall of  Koto Gadang. Objek wisata satu ini merupakan spot baru yang diresmikan oleh Menkominfo tanggal 26 Januari 2013 lalu. Lokasinya sesuai dengan nama berada di daerah Koto Gadang namun bisa juga dilalui via Bukit Tinggi. Cuma harus jelas bilangnya karena banyak juga yang menyebut Janjang ini dengan Janjang Saribu biar ga salah alamat. Lokasinya berdekatan dengan Lubang Jepang sehingga saya sarankan agar berjalan kaki cukup memakan waktu sekitar 5 menit dari Panorama menurun ke arah Koto Gadang.

IMG_6919

Janjang Koto Gadang ini menjadi penghubung Kabupaten Agam dengan kota Bukit Tinggi yang konon dahulunya memang ada Janjang terbuat ala kadarnya yang digunakan warga lokal untuk menuju Ngarai Sianok. The Great Wall of Koto Gadang ini memang dibuat sangat mirip dengan The Great Wall of China namun dalam versi mini. Arsitekturnya yang seperti jembatan panjang menyusuri tebing-tebing tinggi dengan jumlah anak tangga yang bervariasi.

Saya penasaran berapa panjang The Great Wall of Koto Gadang  ini? Maka saya berinisiatif mengukurnya dengan menggunakan GPS. Ternyata panjang sebenarnya 1,7 km. Cukup panjang juga ternyata! Lokasinya yang berada diantara dua wilayah yaitu Bukit Tinggi dan Kabupaten Agam sehingga seolah-olah menjadi simbol persaudaraan antara kedua wilayah yang dahulu mungkin terbatas akses bagi kedua penduduk untuk saling silaturrahmi. Oh ya sebagai informasi saja Bukit Tinggi dahulunya merupakan ibukota Kabupaten Agam dan sekarang sudah memisahkan diri menjadi kota administratif.

IMG_6916 IMG_6918 IMG_6917 IMG_6915 IMG_6914 IMG_6913 IMG_6912 IMG_6910 IMG_6909

Untuk itu pemerintah setempat mulai membangun Jembatan Gantung yang keberadaannya menjadi penghubung antara kedua wilayah ini. Nah jembatan gantung ini sendiri sudah lama berdiri. Namun sekarang sudah direnovasi menjadi lebih baik. Saya termasuk yang menyukai berjalan diatas jembatan ini dengan ketinggian sekitar kurang lebih 50 meter dari lembah sungai. Betapa mengasyikannya bisa berada diantara dua bukit Ngarai Sianok. Membayangkan dahulu tempat ini dijadikan lokasi untuk camping dengan tanjakan terjal diantara kedua bukit.

IMG_6908 IMG_6906 IMG_6867 IMG_6905 IMG_6904 IMG_6903 IMG_6902 IMG_6901 IMG_6900 IMG_6899 IMG_6898 IMG_6897 IMG_6896 IMG_6894

Sepanjang mata memandang kita akan bisa menyaksikan kemegahan dinding Ngarai Sianok yang tinggi menjulang sekitar 100-200 meter. Berada dalam lembah Ngarai Sianok dengan udara yang sejuk membuat saya berlama-lama untuk menikmati perpaduan langit biru yang megah dengan hijaunya pepohonan. Memanglah nagari Minangkabau ini sudah dianugerahi dengan kondisi alam yang luar biasa indahnya. Seolah-olah alam sedang berpuisi tanpa harus mengeluarkan kata-kata untuk mengurai keindahannya.

IMG_6893 IMG_6890 IMG_6889 IMG_6888 IMG_6885 IMG_6884 IMG_6883 IMG_6882 IMG_6881

Cuma sayang keberadaan tempat wisata yang relatif baru ini sudah mulai ternodai dengan aksi coret mencoret di sepanjang tembok. Entahlah agak miris saja menyaksikan ulah tangan jahil. Terlebih dilokasi ini memang tidak ada petugas pariwisata yang menjaga sehingga keberadaan pengunjung yang usil suka tidak terpantau.  Nah bagi yang ingin berkunjung ke Bukit Tinggi silahkan masukkan dalam list lokasi yang wajib dikunjungi.

IMG_6880 IMG_6879 IMG_6922 IMG_6878 IMG_6877 IMG_6875 IMG_6874 IMG_6873 IMG_6872 IMG_6871 IMG_6870 IMG_6869 IMG_6920 IMG_6865 IMG_6864 IMG_6862 IMG_6861

Advertisements

9 thoughts on “[FOTO] Menikmati Janjang 1000 dan Janjang Koto Gadang, Bukittinggi

  1. keren mas liputannya…jauh ga dari jam gadang? saya berencana sama istri ingin kesana pas liburan akhir tahun nanti

    1. Thanks Mas..kota Bukit Tinggi sendiri nggak terlalu luas mas. Jadi untuk menuju ke lokasi sangat mudah terjangkau dari manapun. Lokasi Janjang Koto Gadang dekat dengan Lubang Jepang…

      1. wah ,,klo kabarin maen di bukittinggi,pasti aku ikutan mas bro…
        minimal lari sore keliling bukittinggi,,he..

  2. Saya suka liputannya sederhana dan full dengan foto-foto. Jadi merasa berada disana. Terakhir saya ke Bukit Tinggi tahun 2008. Jadi kangen pengen kesana lagi apalagi Tembok Koto Gadang-nya benar-benar mirip dengan Great Wall China

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s