Pas jam 9.45 pm akhirnya tiba juga di kamar kos yang hampir 2 tahun ini menjadi tempat saya mengakhiri rutinitas sehari-hari. Lumayan lama juga saya menikmati jalanan Jakarta. Bukan karena macet atau banyak pekerjaan di kantor yang membuat saya telat datang ke kamar ini. Saya memang selalu menyempatkan diri untuk berjalan tak tentu arah sepulang kerja seminggu sekali dengan waktu yang tidak tetap. Menikmati pedestrian yang jarang digunakan warga ibukota. Meninggalkan semua fasilitas kendaraan kota ini yang buruk atau sengaja memarkirkan kendaraan pribadi saya yang nyaman. Cuma berjalan kaki. Yap berjalan sembari ditemani angin malam yang akhir-akhir ini terasa lebih dingin. Untung saja saya tak lupa memakai jaket kulit yang saya beli disebuah kota kecil di Jawa Barat sekitar lima tahun lalu. Merasa beruntung dan terasa semakin lebih hangat dan membayangkan diri ini begitu bebas tanpa ada gangguan. Dan saya bahagia..

Kadangkala berfikir kenapa semua orang tampak begitu bergegas? Antara satu kendaraan dengan kendaraan lainnya semuanya berlomba ingin duluan. Tapi toh tetap saja semuanya kalah cepat dengan langkah kaki saya dimana mereka masih terjebak dalam kemacetan yang terus menerus semakin lama terurai. Kadangkala saya begitu gembira tatkala berhasil melalui beberapa mobil yang tak bergerak. Mereka mungkin tak menyadari betapa menyenangkannya wajah ini tertepa angin dibandingkan dengan angin buatan dari AC yang membuat bumi semakin lama semakin tak ramah akibat polusi.Dan saya bahagia..

stop scrolling

Banyak teori untuk mendefinisikan kebahagiaan itu. Dan saya bukan ahlinya!! Saya cuma bilang saya mensyukuri atas semua yang ada. Sama halnya saat bisa berjalan kaki, menikmati riuh gemuruh kota metropolitan, menyapa orang dengan tersenyum, merasakan bau knalpot, mengelap peluh dan berkeringat, tak ada keluh kesah semuanya terasa plong dalam dada. Memikirkan orang-orang yang saya sayang sembari membayangkan senyum mereka itu menyenangkan, mendoakan orang-orang yang telah saya sakiti itu melegakan, melepas semua dendam dan kebencian itu anugerah, semuanya begitu indah terasa. Dan saya bahagia..

Intinya kesimpulannya begini: Kalau ingin bahagia maka cara sederhana yang harus kita lakukan adalah melepas semua segala keinginan yang membuat kita terlalu banyak berfikir ketimbang bertindak. Yap saya sekarang lagi berusaha untuk Lower Expectations. Acapkali tindakan kita untuk bahagia terlalu berlebihan dalam berfikir meraih semua keinginan yang bisa jadi menyesakkan. Tampaknya keinginan untuk bahagia itu penuh dengan materi, materi dan materi. Tolak ukur orang bahagia itu dari materi. Punya pekerjaan bagus, mobil yang nyaman, rumah yang indah, pasangan yang rupawan, harta berlimpah, status sosial kemudian perlahan meningkat, pertemanan mulai masuk segmentasi kelas, kemudian meminta perlakuan istimewa dari semua orang, kepentingannya cuma satu agar orang lain melihat kita sukses. Sehingga mengesampingkan kepentingan yang lebih essensial dari bahagia. Seperti punya pekerjaan itu menyenangkan, punya kendaraan walaupun tak bagus itu membantu, punya teman dikantor dan dimanapun itu harta karun, punya keluarga yang pengertian apalagi itu seperti surga dunia..dan saya bahagia..

lower expectations

Bandingkan dengan orang yang dalam hatinya terasa hampa. Pikirannya penuh dengan hal material semata. Jiwanya kadangkala hanya terisi sedikit sekali ketenangan. Nah saya tadi tuh mikir sebaliknya. Kenapa kalau mau bahagia harus banyak materi. Rasanya materi itu semakin diincar maka tampaknya akan membenani pikiran.Padahal bahagia itu cukup simpel yaitu ketersediaan hati yang lapang dengan kemampuan pikiran yang tenang merasa bersyukur akan apa yang telah dimiliki. Begitulah kira-kira!!

Nah bagi saya untuk bahagia itu maka harus berusaha untuk melepas semua keinginan berlebih terutama kelebihan yang bukan menjadi milik kita.Dengan melepas semua keinginan bukan berarti kita tak boleh bermimpi mendapatkan sesuatu. Namun lebih kepada kemampuan mengaca diri setelah berusaha. Jikalau tidak bisa meraih keinginan ya sudahlah lupakan!!! Apapun yang terjadi sudah kita usahakan. Hasil yang tidak sesuai harapan itu harus kita lepaskan jangan terbawa pikiran terus menerus. Apalagi jika melibatkan emosi dan perasaan yang ujung-ujungnya membuat kita tidak bahagia.

Lupakanlah masa lalu, karena kita sudah tidak lagi tinggal di masa lalu. Hiduplah saat ini dengan memaafkan dan melupakan masa lalu. Jangan pernah hiraukan masa depan yang tak pasti. Hiduplah setiap hari dengan penuh antusias dan rasa senang yang akan membawa masa depan kita menjadi lebih bermakna kelak. Biarkan masa lalu hanya kenangan yang bisa kita buka sesekali untuk memberikan pelajaran. Ah saya sendiri tak benar-benar melupakan masa lalu, bahkan saya ingat yang baik-baik saja dari seseorang jika ada seseorang di masa lalu yang menyakitkan. Maafkan dia!!!

Jujurlah terhadap diri sendiri. Hiduplah tanpa kepura-puraan, cintailah segala sesuatu tanpa harus meminta balasan, coba dengarlah suara hati yang memberikan begitu banyak petunjuk dan fitrah, berbicaralah seperlunya saja tanpa harus mengorbankan kemampuan mendengar lebih banyak, dan jangan pernah menaruh kebahagiaan kita kepada orang lain. Karena akan menyakitkan saat orang itu pergi dari sisi kita.Hiduplah sederhana, banyaklah bergerak dan jangan berdiam diri. Tersenyum dan tertawalah saat bisa merasakan hal-hal lucu dan menyenangkan. Its all in your head!!!

tumblr_mntmex0zJa1r7thtgo1_500

Secara sederhana tadi pas jalan kaki adalah lakukan sesuatu yang bisa membuat kita bebas dan menyukai segala sesuatu yang kita lakukan itulah bahagia. Saya ingin menghargai setiap hal yang terjadi. Mengurangi complain, tidak akan pernah ragu lagi akan kemampuan diri, berusaha untuk terus menerus mengerti keputusan orang lain yang juga ingin bahagia, dan setiap bangun pagi yang ingin saya lakukan adalah mengucapkan syukur atas kesempatan hidup yang indah, dan mengingat its okay to be happy with a calm life.

Ujung dari semua ini adalah masalah ikhlas sih. Sehingga saya sekarang tengah belajar bagaimana ikhlas itu benar-benar kata sakti yang gampang diucapkan namun sulit pada awalnya. Berarti awalnya doank yang sulit, setelahnya kita akan bisa memaknai bahwa apapun yang terjadi sudah ada kadarnya. Pahami dan yakini betul bahwa segala sesuatu sudah terencana. Sehingga kita bisa melepas semua hal buruk yang menimpa dan ikhlas atas semua keinginan yang belum berhasil. Karena yang kita butuhkan adalah rasa bahagia. Jadi kesimpulan akhir adalah jika kita mampu meraih keinginan maka kita akan bahagia begitupun jika kita tidak mampu meraih keinginan maka kita bisa bahagia juga dengan syarat merelakannya. Jadi adil kan dunia ini…

“Happiness follows sorrow, sorrow follows happiness, but when one no longer discriminates happiness and sorrow, a good deal and a bad deed, one is able to realize freedom.”

ah sudahlah, saya cuma menyampaikan uneg-uneg saja. Kalaupun tidak setuju ya monggo semua orang punya jalan pikiran masing-masing. Selamat malam semua..jangan lupa berdoa sebelum tidur. Doakan semua termasuk saya ya hehehe….*serasa banyak yang baca aja. Padahal cuma saya doank yang baca tulisan ini..wkwkwkwk…

tumblr_m71qpmQfaI1ralt7qo1_500

Advertisements