Catatan Independence Day Run (25/8)


IMG_8730

Akhirnya setelah tiga bulan vakum lari, minggu (25/8) lalu saya kembali ikutan berpartisipasi di ajang “Independence Day Run-Semangat 17/8 untuk Merah Putih” yang diselenggarakan oleh Istana Negara Republik Indonesia untuk pertama kalinya. Ini race lari saya yang ke-12 tahun ini..tak menyangka sudah bisa menyukai olahraga lari ini dengan ikutan berbagai event lomba lari. Inilah olahraga yang akhir-akhir ini sangat populer di Indonesia. Atau jangan-jangan saya yang telat tahu? Tapi enggak juga, berbagai event lari rasanya tiap bulan selalu ada bahkan tiap minggu. Beruntung bisa mencintai olahraga murah meriah satu ini. Karena banyak manfaat yang diperoleh, tidak hanya kesehatan. Namun sekarang sudah bertambah dengan semakin banyak teman, koleksi racepack, koleksi medali, dan tentu saja kalau beruntung bisa dapat doorprize yang selalu menarik orang untuk ikutan berpartisipasi.

Nah, even kali ini diadakan secara gratis tanpa biaya pendaftaran. Sehingga tak menyangka jumlah peserta yang ikutan ribuan jumlahnya kabarnya sampai 45.000 orang lebih. Kebayanglah bagaimana suasana saat menjelang lomba, dari susah mencari parkir karena sebagian jalan ditutup, sampe susahnya masuk ke tempat awal start lomba. Berhubung diadakan di depan Istana Negara. Otomatis penjagaan juga diperketat, sehingga peserta yang ikut lomba diwajibkan masuk melalui pintu metal detector dan pemeriksaan tas bawaan. Nah ceritanya saat bendera start sudah diangkat pada pukul 7 pagi oleh Bapak Presiden SBY untuk kategori 17K, maka masih ada peserta yang belum berhasil melalui pintu pemeriksaan yang hanya tersedia 4 pintu. Hal ini juga berlaku untuk kategori 8K selang 10 menit kemudian yang tatkala bendera start dimulai, masih ribuan orang yang belum bisa masuk. Ujung-ujungnya karena ga sabaran, barikade pagar yang sudah rapi terbentuk jebol juga oleh ribuan orang yang berpartisipasi ingin duluan start. Ya sudahlah jadinya banyak orang yang nggak melalui pintu pemeriksaan tadi.

Ngantri masuk pintu pemeriksaan depan Istana Negara
Susahnya masuk saat Ngantri di pintu masuk untuk pemeriksaan depan Istana Negara
Start sudah dimulai 20 menit yang lalu..pesertanya membludak
Start sudah dimulai 20 menit yang lalu..pesertanya membludak ga bisa lari

Ternyata lari dengan jumlah peserta yang banyak itu sulit dilakukan. Ruang untuk berlari selalu terhalang dengan peserta lain didepan. Untuk mendapatkan keleluasaan berlari harus sedikit banyak gerak ke kiri dan kanan mencari space sempit yang bisa dilalui. Sehingga resiko tertumbur sering dialami peserta lainnya. Namun kondisi ini hanya terjadi di km awal setelah itu mulai sedikit renggang dan saya bisa berlari normal. Karena jumlahnya ribuan dan tak menggunakan pencatat waktu BIB otomatis pada event kali ini yang start duluanlah yang bakalan mendapat 1000 medali pertama. Namun saya menikmati kegembiraan bersama ribuan orang yang tumpah ruah dijalanan protokol Jakarta termasuk dengan rombongan Pak Presiden sendiri.

pertama kalinya lewat depan Istana Negara
pertama kalinya lewat depan Istana Negara
bersama Wira-sahabat lari saya disetiap race
bersama Wira-sahabat lari saya disetiap race

Pada even ini saya ikutan kategori 8K dengan menempuh waktu 1 jam 2 menit. Bleh…turun drastis!! Biasanya untuk 10K catatan waktu saya normalnya dibawah satu jam. Penyebabnya ya itu terlalu banyak orang dan saya memang sudah hampir 3 bulan nggak lari lagi…*mencoba menyalahkan kondisi hehe..padahal memang saya-nya aja memang lagi nggak fokus lari dan kebanyakan jalan santai ambil foto orang-orang yang ikutan lari. Seru juga sih…

Secara keseluruhan race kali ini cukup baik dengan rute yang memang sudah familiar mulai dari Istana Negara melewati Jalan Medan Merdeka Barat terus ke Jalan Thamrin – Sudirman dan memutar kembali finish di Monumen Nasional. Petunjuk lari dan marshall cukup membantu mengarahkan peserta sesuai dengan kategori-nya masing-masing. Cuma agak sedikit tersendat di KM 2 dan KM 6 dimana lokasi waterstation berada, karena peserta sudah mulai kehausan sehingga menyebabkan terjadi tumpukan peserta yang mengambil minuman maupun sampah dijalanan bekas minuman.

yah..nggak ada salahnya mengambil momen depan garis start dengan mata mengantuk
yah..nggak ada salahnya mengambil momen depan garis start dengan mata mengantuk

Masalah sampah seperti ini sebenarnya jamak terjadi saat berlangsung race dengan jumlah peserta yang membludak dan kantung sampah terbatas atau tak terlihat. Namun biasanya panitia sudah menyediakan petugas kebersihan, dan memang setelah lomba berakhir saya lihat banyak petugas yang sudah turun ke jalan membersihkan. Mudah-mudahan kedepannya manajemen sampah air minum ini bisa dikelola dengan baik agar peserta tak langsung membuang sampahnya dijalan pada saat race.

berhasil melewati rombongan Pak Presiden SBY
berhasil melewati rombongan Pak Presiden SBY
Boleh nggak sih menyapa pak Presiden langsung..ah penjagaannya ketat
Boleh nggak sih menyapa pak Presiden langsung?..ah penjagaannya ketat

Kegembiraan seorang peserta race itu cuma dua yaitu saat start dan saat menyentuh garis finish. Kebayangkan betapa semangatnya berlari  saat bendera start dikibarkan dan saat melihat dari kejauhan garis finish. Ketika menyelesaikan lomba sesuai dengan kategori ini timbul semangat baru untuk ikutan race-race berikutnya karena belum puas dengan pencapaian yang baru saja terjadi. Apalagi kalau kebagian jatah medali rasanya sampai pulang ke rumah medali tak pernah dilepas tergantung di leher. Sayangnya saya tak kebagian medali nih..sudah diborong oleh banyak prajurit yang juga ikut berpartisipasi. Cukup senang saja dengan hiburan dan berbagai pergelaran lain di sekitar Monas…ayo lari bareng-bareng..

Salah satu peserta yang berkostum merah putih
Salah satu peserta yang berkostum merah putih
Polisi dengan Rollerblade..terlihat mengasyikkan
Polisi dengan Rollerblade..terlihat mengasyikkan
Race Marshall
Race Marshall dari Prajurit TNI
Sampah bekas Minuman di Jalanan
Sampah bekas Minuman di Jalanan
Salah satu kelompok Prajurit TNI yang kompak berlari
Salah satu kelompok Prajurit TNI yang kompak berlari
Ribuan jumlahnya seperti tak henti-henti
Ribuan jumlahnya seperti tak henti-henti

IMG_8713

senangnya bisa lari rame-rame
senangnya bisa lari rame-rame

IMG_8715

Peserta kelompok 17K..berhasil melalui peserta 8K
Peserta kelompok 17K..berhasil melalui peserta 8K
Peserta Anak-anak dengan kostum Merah Putih
Peserta Anak-anak dengan kostum Merah Putih

IMG_8718 IMG_8720 IMG_8721

Akhirnya mencapai garis Finish
Akhirnya mencapai garis Finish
Cukup heran juga melihat beberapa prajurit ini keletihan..
Cukup heran juga melihat beberapa prajurit ini keletihan..

IMG_8724 IMG_8725

Yel-yel kegembiraan dari kelompok Prajurit TNI
Yel-yel kegembiraan dari kelompok Prajurit TNI

IMG_8734IMG_8735

Cukup capek dengan lesehan di Monas
Cukup capek dengan lesehan di Monas

IMG_8737 IMG_8738 IMG_8739 IMG_8740IMG_8743

Banyak orang yang pose depan mobil presiden..
Banyak orang yang pose depan mobil presiden..

IMG_8744 IMG_8745 IMG_8747IMG_8750

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s