Kalau di Jakarta susah kan buat jalan kaki. Nah bagi saya yang suka jalan, cara yang gampang buat mengenal wilayah adalah dengan berjalan kaki. Ini yang saya pilih. Pilihan jalan kaki gampang saya ambil karena pedestrian di KL lumayan bersih dan lebar-lebar. Tidak terlalu banyak pedagang kaki lima seperti yang biasa kita temui di Indonesia. Peningkatan prasarana terus menerus dilakukan oleh pemerintah KL untuk membenahi kondisi pedestrian walkway. Mulai dari pemasangan balok khusus buat pejalan tuna netra yang ada disetiap sisi. Tanda penunjuk arah dan akses buat menyeberang jalan yang rapi disetiap tanda traffic light. Walaupun kondisi saat ini agak sedikit messed up karena pemerintah setempat tengah melakukan penambahan koridor MRT sehingga banyak jalanan yang ditutup untuk penggalian terowongan. Namun semuanya lancar-lancar saja tak terlalu macet seperti Jakarta.

suasana jalanan yang rapi dan bersih
suasana jalanan yang rapi dan bersih

Selain itu pusat KL atau Bandara Raya KL sangatlah gampang diingat. Sehingga kalaupun tersesat sangat kecil kemungkinan kita kesulitan meraih jalan kembali. Peta jalan banyak tersebar di setiap sudut kota dengan bentuk yang mudah dibaca. Public Transport macam Bus, Monorel, MRT, Kereta Api dan Taksi semuanya terhubung dengan baik dalam kesatuan program yaitu Rapid KL. Saran saya jika baru pertama kali datang cobalah gunakan public Transport yang ada. Apalagi sekarang pemerintah menyediakan bus lokal yang gratis buat warga dan pendatang. Namanya bus GO KL! Bus ini gampang ditemui dipusat kota dengan warna Lilac yang mencolok. Bus-nya bersih mirip bus pengangkut penumpang pesawat di Bandara Soetta dan tersedia wifi gratis pula buat penumpangnya. Tersedia dalam jumlah yang cukup banyak mengitari kota tanpa perlu bayar dan cukup tunggu atau berhenti di halte yang ada logo GO KL! Kita bisa jalan-jalan mengesplorasi kota KL dengan cuma-cuma dengan bus ini. Saya sendiri saking senang berada dalam bus sampai 2 kali putaran naik dan berhenti ditempat yang sama. Cukup mengesankan!!!

MONOREL KL

Kalaupun Jakarta tengah membangun monorel yang entah kapan selesainya? Maka cobalah dulu eskplorasi kota dengan monorel KL. Tarifnya tergantung tujuan yang ingin kita singgahi. Monorel ini terbagi atas beberapa koridor yang jalurnya berada ditengah median jalan. Kebanyakan jalur monorel KL tidak melintasi jalanan utama kota namun lebih banyak ke jalanan arteri yang dekat pusat kota. Hal ini kayaknya sengaja dilakukan selain untuk menjaga estetika kota dan memudahkan penumpang mencapai tujuan lebih cepat. Pusat-pusat keramaian seperti mal, hotel dilalui oleh monorel ini. Tentunya keuntungan lain menggunakan monorel kita bisa dapat view kota dengan mengitari jalurnya sedikit lebih tinggi dibanding jalan raya.

715 718 720 750 821

KL TOWER

Agar lebih tahu seberapa besar kota KL itu? Ada baiknya cobalah mengunjungi tower KL yang berada di kawasan Kebon Nanas. Saya kebetulan mengambil rute dari stasiun monorel Bukit Bintang yang cuma memiliki tiga stasiun perhentian sebelum sampai ke Stasiun Kebon Nanas. Wilayah KL Tower sendiri berada ditengah-tengah Bukit Nanas Reservoir Park. Nah KL Tower berada di dalamnya. Jadi kalau kita turun dari stasiun Monorel perlu tenaga untuk berjalan mengitari bukit yang agak sedikit membuat ngos-ngosan karena mendaki. Saran saya kalau kurang kuat berjalan kaki gunakan saja GO KL! yang gratis mengajak kalian berkeliling KL dan berhenti di halte KL Tower. Karena KL Tower ini berada di sebuah bukit kesan saya sudah bisa menikmati kota KL walaupun belum menaiki KL Tower.

Sebelum menaiki KL Tower kita diharuskan mengisi sebuah surat pernyataan kesehatan dan membayar tiket masuk yang berbeda untuk turis dan warga lokal. KL Tower merupakan bangunan tertinggi ke empat di dunia. Tower yang dibangun pada tahun 1995 ini berdiri menjulang di Kuala lumpur. Menara ini memiliki tinggi 421 meter dan merupakan pusat telekomunikasi dan media di Malaysia. Seru sih berada di atas ketinggian melihat skyscraper disekitar tower.

KL Tower
KL Tower
Kota Kuala Lumpur dari atas KL Tower
Kota Kuala Lumpur dari atas KL Tower
Pendek Sekali ternyata Menara Petronas itu hehe
Pendek Sekali ternyata Menara Petronas itu hehe

GO KL! BUS

Nah lepas dari KL Tower cobalah menggunakan Go KL! untuk keliling kota. Bus ini ada dua jalur, ada green line dan red line, anda tinggal pegang map, tentukan tujuan, kalau hanya menuju KL Center, KLCC, Twin Tower, times square, pavilion, pasar seni, saya sarankan anda menggunakan Go KL , jelas lebih murah karena totally free 🙂 tanpa biaya apapun, apalagi jika tujuannya adalah untuk berbelanja. info lengkapnya ada di link berikut http://www.spad.gov.my/news-events/announcements/2012/go-kl-free-bus-service-routes

962 963 964 966

RAPID KL

Berbeda dengan bus GO KL! yang merupakan bus cuma-cuma tanpa biaya dengan rute cuma satu loop. Ada satu lagi bus yang berbiaya murah namanya Bus Rapid KL. Bus ini melayani rute yang tidak dilayani Go KL seperti lokasi terjauh di sekitar kota KL dan juga menjangkau beberapa kawasan di kota KL ibarat metromini-nya Jakarta. Namun bus ini sama dengan moda transportasi lainnya di KL sangat nyaman dan bersih.

864

KLCC – TWIN TOWER PETRONAS

Saya coba untuk berhenti di KLCC untuk melihat twin tower sebagai icon menara kembar tertinggi di dunia. Tak afdol rasanya kalau tak mampir walaupun dalam kunjungan saya sebelumnya juga pernah beberapa kali mampir. Padahal dari awal saya nggak niat banget ke KLCC ini kalau bukan karena rekan saya yang ingin ditemani. Tapi untungnya saya datang pas kondisi twin tower Petronas tak terlalu ramai sehingga bisa langsung ke mal-nya untuk memesan makanan burger kesukaan saya. Sayang banget rupanya didalam mal masih rame, banyak restoran yang masih disesaki pengunjung. Termasuk saya masih mengantri untuk mendapatkan burger kesukaan yaitu Fuel Shack of Dori Burger yang tak pernah terlewat mencicipi setiap berkunjung ke Suria KLCC.

Ini burger kesukaan saya setiap mampir ke KL
Ini burger kesukaan saya setiap mampir ke KL

Sebenarnya bagi yang punya banyak waktu. Kawasan KLCC ini memiliki banyak tempat yang bagus buat dikunjungi. Contohnya dibagian belakang dari KLCC terdapat kolam air mancur yang di jam-jam tertentu menyajikan hiburan berupa  dance fountain  dimana kita bisa melihat sajian air menari dengan iringan beberapa musik. Jika sudah puas dengan dance fountain kita bisa menikmati taman KLCC yang tepat berada disampingnya. Taman ini adalah penghubung antara KLCC dengan Twin Tower Petronas. Jadi kalau hanya untuk beristirahat atau membutuhkan air minum. Taman ini menyediakan tempat berteduh berupa pondok dan juga beberapa lokasi air minum gratis.

Dance Fountain di belakang Suria Mall
Dance Fountain di belakang Suria Mall/ Petronas Tower

881

TAMAN KLCC

Disamping Twin Tower Petronas atau tepatnya bersebelahan dengan air mancur ada sebuah taman kota yang terawat dengan berbagai pohon berukuran besar. Selain itu juga jalan setapak yang cukup lebar, cocok buat yang ingin mengambil kenangan berupa foto Twin Tower dengan lokasi yang teduh tanpa harus berpanas-panasan. Lokasi taman yang strategis membuat mudah untuk dikunjungi oleh banyak wisatawan. Selain itu lokasi ini juga banyak area bermain buat anak-anak dan juga beberapa kolam yang biasa dijadikan lokasi bermain air.

884 883 882 880 879

AQUARIA KLCC

Nggak terlalu jauh dari taman terdapat gedung Convention Center dimana didalamya terdapat wahana Aquaria. Yang konon katanya cukup dibanggakan oleh Malaysia untuk menarik turis datang berkunjung. Saya sendiri iseng ingin tahu seberapa bagusnya Aquaria dengan Sea World Ancol? Ternyata pas masuk ke bagian tiket. Suasananya sepi sekali tak ada antrian seperti yang saya bayangkan. Dengan tarif  RM38 yang termasuk mahal pengunjung bisa langsung masuk dengan melewati pintu pemeriksaan tiket. Petugasnya sangat ramah menyapa dan bisa berbahasa Inggris. Pas masuk ke dalam ada beberapa turis yang tampak sudah duluan hadir. Tak terlihat satupun pengunjung warga Malaysia disini.

Saya rasa suasana-nya sangat mirip dengan Sea World Ancol. Selain penataan ruang pameran yang sengaja dibuat gelap karena sengaja membiarkan cahaya dari kolam yang menyinari ruangan. Aquaria ini juga belum begitu banyak jenis ikan yang ditampilkan. Konon yang membedakan adalah ikan-ikan di Aquaria semuanya berasal dari hutan Amazon, Brasil. Setelah puas mengitari beberapa kolam pilihan terakhir adalah memasuki lorong aquarium raksasa.Di bawah naungan aquarium raksasa, pengunjung seperti berada di dalam perut laut. Pengunjung tidak perlu repot-repot berjalan untuk menikmati pemandangan dalam aquarium. Pengunjung cukup berdiri, biar eskalator mendatar yang mengantar pengunjung mengelilingi terowongan bawah air. Sudah puas akhirnya pengunjung akan diantar ke jalan keluar yang dihubungkan dengan toko suvenir khas Aquaria KL.

887 888 897 900 935 939 942

Pose dulu depan Aquarium Raksasa
Pose dulu depan Aquarium Raksasa

Aircon Tunnel/Walkway

Yang melegakan adalah setelah keluar dari Aquaria KL kita bisa memilih tunnel bawah tanah atau tunnel atas untuk menuju lokasi lain disekitar KLCC. Saya coba dua-duanya. Pertama, saya coba tunnel bawah tanah dimana terbentang terowongan bawah tanah yang menghubungkan KLCC dengan Twin Tower Petronas. Menyenangkan berada di tunnel sepanjang 563 meter ini. Karena suasanya dibuat sangat mirip seperti berjalan di selasar mal. Selain itu pencahayaan terowongan juga sangat terang dengan beberapa media iklan bergerak di LCD maupun iklan papan di kanan kiri sepanjang terowongan. Lumayan juga setengah kilometer lebih berjalan tanpa terasa. Tiba-tiba sudah berada di Suria Mal tempat dimana Twin Tower berada diatasnya.

953 954 955 956 957

Setelah berputar sebentar mencari minuman di Twin Tower. Selanjutnya saya ingin mencoba walkway tunnel menuju Pavillion Mal di Bukit Bintang. Inilah cara KL memanjakan pejalan kaki dengan menyediakan banyak akses buat berjalan dan tentunya membuat warga sehat. Dari Suria Mal cobalah cari petunjuk yang bertuliskan KLCC – Bukit Bintang Walkway. Letaknya dilantai 1 dari Suria Mal kemudian akan ada eskalator yang membawa kita ke terowongan walkway sepanjang 1.173 meter. Di jalur ini banyak sekali orang yang lalu lalang dari kedua arah. Lokasinya tak selebar tunnel bawah tanah namun tetap dingin karena disepanjang terowongan terpasang banyak AC. Sekitar 100 meter sebelum sampai di Pavillion Mal akan banyak dijumpai cafe dan bistro yang merupakan area downtown walk.


tu4

983 984

1061 1062 1064

1063

KL1

Light Rail Transit (LRT)

Selain berjalan-jalan menggunakan monorel. Sarana transportasi lainnya yang wajib dicoba adalah LRT atau Light Rail Transit. Kereta LRT ini merupakan kereta yang dibangun di bawah tanah dan layang namun berukuran lebih kecil dari MRT. Operasional kereta dimulai dari pukul 06.00 hingga 00.00 waktu setempat. Saya memilih rute dari KLCC ke Pasar Seni, selanjutnya mesin menampilkan tarif sebesar RM 1,6. Setelah muncul harga, kemudian diminta memasukkan uang. Berikutnya pecahan RM 2 dimasukkan ke mesin tiket. Setelah memasukkan uang, mesin mengeluarkan tiket dalam bentuk koin plastik yang selanjutnya disusul koin pecahan 40 sen sebagai uang kembalian.

985

Pasar Seni/Central Market KL

Kalau Bangkok punya chatuchak, maka KL punya Central Market atau biasa disebut Pasar Seni. Agak nggak nyambung sih dengan penamaan dan penyebutannya. Tapi letaknya yang tepat berada di Jantung kota membuat pasar ini sangat gampang buat dikunjungi. Lokasi persisnya di daerah China Town atau dekat dengan Dataran Merdeka KL.

Pasarnya sangat nyaman dikarenakan tertata rapi dan bersih dengan jejeran kios yang menjual aneka rupa kerajinan. Jangan heran kalau sebagian besar pedagang adalah orang arab, china, sebagian melayu dan ada juga orang Indonesia. Pasar ini terdiri atas dua lantai dimana lantai dasar lebih banyak menjual aneka suvenir dan hasil karya seni lainnya. Sedangkan lantai dua lebih banyak menjual aneka pakaian khas melayu, china, arab, india dan lain sebagainya termasuk batik asal Indonesia ada yang menjualnya juga. Berbicaralah dengan bahasa Indonesia, karena umumnya mereka sangat mengerti apa yang kita utarakan walaupun mereka sehari-hari menggunakan bahasa Melayu. Karena sebagian pedagang tidak terlalu pandai berbahasa Inggris.

1044 1046 1047
1051 1053 1054
1058 1060

Dataran Merdeka

Tak Jauh dari Central Market atau Pasar Seni terdapat tanah lapang terbuka yang sangat terkenal di KL. Lokasi ini menjadi tujuan utama pelancong yang ingin mengenal KL lebih dalam. Lokasinya tepat berada didepan Gedung Sultan Abdul Samad. Karena lokasi ini merupakan daerah khusus yang disiapkan pemerintah setempat dengan berbagai bangunan khas gaya kolonial Inggris dan banyak musium yang dapat dikunjungi secara cuma-cuma. Dataran Merdeka sendiri dikenal sebagai kawasan paling bersejarah dalam pendirian Negara Malaysia. Karena di lokasi inilah pertama kali bendera kebangsaan Malaysia dikibarkan menggantikan bendera kolonial, pada waktu tengah malam 31 Agustus 1957 silam. Sejak saat itu, kemudian lapangan ini dijadikan sebagai tempat yang paling dihormati untuk menggelar Upacara Kemerdekaan Malaysia.

681 684 686 687 1026 1027 1033

Mengunjungi Dataran Merdeka sangat saya rekomendasikan. Terutama bagi yang menyukai bangunan-bangunan kuno dan sangat berminat dalam romantisme sejarah. Jujur saja pada awal saya ke KL beberapa tahun lalu tak begitu tertarik dengan lapangan ini. Namun pemerintah Malaysia sangat pintar mengemas sebuah tempat menjadi tujuan wisata. Kebetulan saya datang pas hari kemerdekaan Malaysia sehingga sempat menyaksikan kemeriahan acara di lapangan ini.

Selain itu lapangan ini juga terdapat sebuah Landmark yaitu Gedung Sultan Abdul Samad yang dahulunya merupakan gedung Sekretariat Negara namun kini sudah berubah fungsi menjadi Kantor Kementrian Warisan Budaya dan Seni. Arsiteknya sangat khas dengan gaya Moghul India. Jadi tak ada salahnya mengabadikan diri di Dataran Merdeka dengan latar belakang gedung tua yang cantik dan menawan.

The National History Museum

Karena saya tertarik untuk lebih mengenal Malaysia maka pilihan akhir saya berwisata adalah dengan mengunjungi Museum Sejarah Nasional yang terletak persis di depan Dataran Merdeka. Museumnya lumayan kecil tapi sarat dengan informasi tentang berdirinya negara Malaysia. Selain itu di lantai dua terdapat studio yang berisi maket kota dalam bentuk kecil. Termasuk visi KL City Plan 2020 dimana kota ini bercita-cita ingin menjadi salah satu kota modern dengan berbagai kemegahan yang ingin dibangun diantaranya pembangunan Tower Warisan Merdeka sebagai the future tallest building in Malaysia.

689 690 691 693 694 695 696 697 698 699 700

1. Cuti-cuti Malaysia (1): Mengunjungi KL di waktu malam

2. Cuti-cuti Malaysia (2): Saatnya eksplorasi kota KL

3. Cuti-cuti Malaysia (3) : Sehari berwisata di Kuala Lumpur dengan Transportasi Publik

4. Cuti-cuti Malaysia (4): Menikmati taman-taman kota di KL

5. Cuti-cuti Malaysia: Review Hotel – A Lovely Wolo Hotel Bukit Bintang in the Buzz of KL

Advertisements