Galeri Indonesia Kaya

Nggak punya waktu untuk keliling Indonesia? Tenang saja tak perlu kuatir. Warga Jakarta sekarang memiliki tempat baru yang dinamakan “Galeri Indonesia Kaya”.

Dari nama tempatnya saja sudah begitu menjanjikan untuk mengenalkan kekayaan budaya Indonesia yang beraneka ragam. Tempat ini bisa dinikmati semua orang, tua muda bahkan anak-anak dijamin bakalan seru dan menyenangkan. Saya pun begitu penasaran ingin mencoba seperti apa rasanya berada di Galeri Indonesia Kaya?

Untuk mencari lokasinya ternyata tidak susah. Karena berlokasi di Mal Grand Indonesia dan bisa masuk tanpa dipungut bayaran. Yang menarik tatkala saya baru tiba di pintu masuk. Terdengar suara instrumental alunan music tradisional dari dalam galeri dengan aransemen yang lebih modern. Sayangnya saya tak terlalu tahu nama lagunya? Mungkin ini perlunya saya berkunjung ke Galeri Indonesia Kaya? Supaya lebih kenal lagi dengan budaya negeri tercinta.

Galeri Indonesia Kaya

Memasuki area galeri saya disambut dengan ukiran dan berbagai ornament dari bambu yang memenuhi dinding dan langit-langit pembatas ruangan. Tak begitu lama terdengar ucapan “selamat datang” dari tiga buah layar digital yang besar. Lucu dan terhibur juga sih melihat ucapan dari sembilan daerah dengan pakaian tradisional warna warni yang bercorak secara bergantian. Saya sampai nggak bosan menikmati semuanya dipintu masuk.

Galeri Indonesia Kaya

Bergeser sedikit Setelah pintu masuk. Terdapat Dinding putih yang saya pikir memang dibiarkan kosong.  Rupanya pengunjung langsung disuguhi video mapping dari kisah wayang Mahabrata dan Ramayana. Kemudian tanpa saya sadari sudah ada berjejer lima wayang yang dipajang di dinding tersebut. Nah tembok putih tadi berguna sebagai layar otomatis yang menampilkan penggalan kisah Mahabrata dan Ramayana secara bergantian. Dengan permainan proyeksi warna dan tata suara yang baik. Saya yakin anak-anak akan suka menyaksikan kisah tersebut disini.

Galeri Indonesia Kaya

Berkunjung ke Galeri Indonesia Kaya tentunya tidak akan rugi. Kapan lagi coba mau berkunjung ke Museum yang ada di Mal? Galeri ini menyajikan banyak informasi  budaya daerah, alat music tradisional, alam, kuliner dan berbagai permainan tradisional secara virtual. Layar-layar kaca dengan teknologi sentuh atau sensori hampir memenuhi semua ruangan Galeri. Wah saya sudah mulai jatuh cinta dengan tempat ini. Berbagai macam aplikasi digital yang berhubungan dengan budaya lengkap tersaji. Apalagi permainan congklak digital-nya benar-benar menghibur sekali.

Galeri Indonesia Kaya

Galeri Indonesia Kaya

Bentuk Galeri yang sengaja dibuat seperti gang-dengan selasar yang memanjang. Membuat pengunjung bisa lebih santai dan teratur, dan menentukan jenis informasi yang diinginkan. Ornamen daerah banyak menghiasi ruangan Galeri ini. Konsepnya mengambil kekhasan Indonesia yang sangat beragam. Mulai dari  interior rotan, motif parang, bunga melati, batok kelapa, dan berbagai macam batik dari 12 daerah di Indonesia. Bahkan banyak disediakan tempat duduk untuk pengunjung yang ingin berlama-lama menikmati suguhan budaya dari layar besar yang menampilkan topic secara bergantian. Nah kebetulan topiknya saat saya kesana, adalah mengenal tarian Bali. Video-nya pun diambil dengan sinematografi yang menawan layaknya film documenter di bioskop. Sehingga tidak membosankan untuk menontonnya. Nah untuk tema-nya bisa dilihat di papan pengumuman digital yang ada didepan pintu masuk.

Galeri Indonesia Kaya

Galeri Indonesia Kaya

Ada 12 aplikasi digital yang disediakan dengan berbagai macam perangkat yang tersebar di Galeri ini. Yang paling banyak menjadi perhatian pengunjung terutama remaja adalah Aplikasi digital pakaian adat. Cukup berdiri didepan perangkat LCD maka tampilan di layar akan memperlihatkan kita dengan pakaian adat tradisional lengkap yang bisa langsung dishare langsung ke Facebook, Twitter atau cukup dikirimkan via email.

Galeri Indonesia Kaya

Galeri Indonesia Kaya

Nah, pada saat saya masuk tadi terdengar ada suara alunan music tradisional yang tidak saya ketahui judulnya. Ternyata nggak perlu kuatir. Disini pun ada perangkat yang dinamakan ‘Melodi Alunan Daerah’. Cukup pilih jenis pilihan music atau alat music yang ingin kita mainkan dalam bentuk digital. Seperti ada jenis alat music kolintang, kecapi, gamelan, bahkan angklung pun tersedia lengkap. Memainkannya pun cukup mudah dan bikin ketagihan.

Galeri Indonesia Kaya

Selebihnya kebanyakan cuma aplikasi berbagai informasi pengetahuan budaya Indonesia. Atau mereka menyebutnya dengan ‘Kaca Pintar Indonesia’. Informasi ini sebenarnya bisa kita dapatkan melalui berbagai laman informasi internet. Seperti informasi pariwisata, hotel unik dan klasik, jenis wisata, sampai kuliner masing-masing daerah. Namun karena terlalu banyak yang ingin ditampilkan membuat beberapa daerah yang informasinya kurang jelas dan lengkap.

Galeri Indonesia Kaya

Saya tertarik mencoba alat permainan oculus atau Jelajah Indonesia yang membuat kita seolah-olah sedang terbang. Kalau mau mencobanya kita dikasih waktu 10 menit. Cukup lama bukan? Alat ini memberikan pandangan 360 derajat ke segala arah sambil mengelilingi berbagai tempat di Indonesia. Cukup dengan mengepakkan kedua tangan maka secara otomatis layar didepan kita akan bergerak mengikuti arah. Setiap saat kita berhenti maka layar akan menyajikan berbagai macam informasi disertai gambar pemandangan, rumah tradisional dan suara music dari masing-masing daerah. Seru bukan?

 

Tepat di sebelah selasar ternyata ada sebuah amphitheater yang cukup besar. Inilah ruangan utama dari Galeri Indonesia Kaya yang setiap akhir pekan padat akan pergelaran budaya dari berbagai macam lembaga. Sayangnya saya datang terlambat sehingga tidak berkesempatan untuk masuk ke ruangan tersebut. Dari agenda yang saya baca ternyata jadwal pementasan di galeri ini cukup padat. Lain waktu saya berjanji untuk berkunjung lagi kemari.

 

Saya sempat bertanya ke salah satu petugas mengenai pertunjukan yang sering dilakukan di galeri ini. Ternyata cukup lengkap. Mulai dari pementasan tari, drama, music, dan pemutaran film. Menurutnya inilah satu-satunya galeri yang cukup lengkap peralatannya untuk mendukung berbagai macam pentas budaya. Dengan kapasitas 150 orang. Ruangan pertunjukan dilengkapi dengan berbagai macam teknologi tiga buah layar proyektor dan peralatan tata cahaya 1000 lumens, Lampu LED 36 buah dan teknologi suara yang canggih. Sehingga ketika ada pertunjukan, dijamin penonton akan nyaman dan terhibur serta tak perlu terganggu dengan suara yang kurang jelas.

 

Sejak dibuka pertama kali tahun 2013. Galeri Indonesia Kaya sudah banyak menampilkan banyak pergelaran seni dan budaya.Semuanya bisa disaksikan secara gratis dan informasinya tersedia melalui laman web mereka.

Galeri Indonesia Kaya

Selain itu, galeri ini juga menampilkan area pameran berbagai jenis pakaian daerah dan batik. Semuanya dipajang dalam lemari kaca besar yang berada di ujung  sebelum pintu keluar. Saya seperti diingatkan kembali masa sekolah saat mengenal budaya Indonesia yang beraneka ragam.

Ternyata kita patur bersyukur ada semacam Galeri Indonesia Kaya seperti ini yang dikelola jauh lebih modern dan menarik secara visual. Yang memadukan konsep edukasi dengan digital media.

Berada disini tentunya tidak akan membosankan. Apalagi memang galeri edutainment seperti ini sangat dibutuhkan buat kalangan pelajar dan masyarakat umum. Karena disini saya bisa mendapatkan pengetahuan tanpa keterpaksaan seperti halnya di pendidikan formal. Rasanya belum ada galeri atau museum sejenis yang berada di mal. Tentunya dengan lokasi yang berada di mal membuat pengunjung bisa sekalian mampir ke Galeri Indonesia Kaya. Apalagi kalau berkunjung sambil membawa anak-anak. Selain terhibur tentunya menambah pengetahuan mereka dan lebih mencintai budaya Indonesia. Galeri Kaya Indonesia dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 wib hingga 22.00 wib.J

Ditulis untuk Artikel Feature Majalah Ozip – The Leading OZ Indo Post Magazine di Australia, Edisi Oktober 2015.

edisi Oktober 2015

Advertisements