Jakarta hujan kemarin, hari ini dan mungkin esok..?


Ting.. Begitu kira-kira bunyi suara lift dari kantorku. Hampir semua orang cukup mengenalinya.. Bahkan seekor kucing yang pernah tersesat masuk tahu suara itu…Entah dari mana datang kucing tersebut?

Seketika orang yang tadi didalam lift tampak bergegas keluar.Yah.. Hampir dipastikan tidak ada yang mau berlama-lama didalamnya.

Seketika angin dari luar mulai masuk saat kaki ini bergerak berhenti ditepi pintu keluar lobby kantor yang megah. Ada suara gemericik air yang ikutan bersama angin. Hmm tidak hanya gemericik melainkan seperti deburan ombak tapi tidak terlalu kencang. Andaikan kencang pastilah gedung beton ini dan gedung beton tetangga lainnya sudah lama pecah dan hancur..

Kali ini hujan datang kembali menyapa setelah seminggu lamanya Jakarta tak kusinggahi… Seperti menyambut jutaan penduduknya yang sebagian besar baru saja kembali dari kampung halamannya berlibur hari raya…. Mulai dari kemarin, hari ini dan mungkin seterusnya esok hujan akan datang menyapa… Kenapa setiap hari? Ah biar saja … Tak ada yang pernah melarang kapan hujan boleh datang dan kapan tidak boleh? Bahkan tak ada satupun yang punya kuasa atasnya kecuali yang Maha Berkuasa…

Jalanan basah, orang-orang yang tadinya berjalan kemudian berlari mencari perlindungan agar baju yang melekat dibadannya tidak basah… Sedang pengendara motor lainnya asyik berkompetisi menepi ke jalan dengan lainnya seperti sebuah pitstop dalam balapan mengeluarkan jas hujan dari bagasinya dan segera mengenakan. Siapa yang selesai lengkap menutupi badannya dari kepala hingga kaki boleh meneruskan perjalanan segera. Sedang yang lupa membawa hanya diam menatap kepergian rekannya yang sama sekali mereka tidak kenal bahkan sekedar tahu namanya saja tidak! Hanya wajah ya muka saja yang barangkali akan mereka ingat dalam beberapa detik saja selebihnya mereka lupa kalau pernah bertemu ?

Sedang aku cukup santai mendengarkan musik dari mobil kantor dan pak sopir yang belum terlalu akrab. Sengaja aku tak mau akrab dengannya. Rumornya dia orang yang sangat payah dan menyebalkan. Sama sebalnya saat aku menunggu kedatangannya yang cukup lama di lobby kantor tadi. Setidaknya aku cukup tahu namanya saja dan memberi tahu kemana mau pergi dengannya.

Jakarta yang aku lalui selalu bertemu hujan. Jalanan semakin lama semakin tergenang dan hujan akan terus menyapa Jakarta kemarin, hari ini dan mungkin esok?

Advertisements

2 thoughts on “Jakarta hujan kemarin, hari ini dan mungkin esok..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s